BERTUAHPOS.COM- Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) diluncurkan dengan sistem elektrifikasi yang mengintegrasikan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, dan transmisi 2-speed yang sepenuhnya dikendalikan secara elektronik.
Yang membuatnya menarik adalah bahwa sistem ini tidak hanya mengandalkan motor listrik untuk mendukung mesin bensin.
Seluruh komponen dirancang agar dapat bekerja secara harmonis dan menentukan sumber tenaga terbaik berdasarkan kondisi berkendara. Hal ini menjadikan Mitsubishi New Xforce HEV sebagai kendaraan yang lebih modern dengan teknologi HEV generasi terbaru dari Mitsubishi Motors.
Kenyamanan juga ditingkatkan pada Mitsubishi New Xforce HEV berkat dominasi tenaga penggerak listrik, yang membuat kabin lebih tenang. Untuk pengemudi, terdapat electric shifter yang memudahkan pengoperasian transmisi dengan ringkas dan presisi untuk penggunaan sehari-hari.
Sumber dari laman Mitsubishi Motors menyebutkan beberapa aspek yang membedakan Mitsubishi New Xforce HEV dari kendaraan hybrid lainnya:
1. Mesin Bensin Khusus dengan Siklus Atkinson
Mesin bensin menjadi salah satu elemen penting dalam teknologi Xforce Hybrid. Mesin berkode 4A92 ini memiliki kapasitas 1.600cc dengan 4 silinder DOHC MIVEC yang menerapkan siklus Atkinson.
Pengembangan mesin ini mempertimbangkan karakteristik sistem hybrid. Berbeda dengan mesin pembakaran konvensional yang menggunakan siklus Otto, mesin Atkinson memungkinkan katup intake terbuka lebih lama selama langkah kompresi, sehingga sebagian udara dan bahan bakar kembali ke ruang manifold yang menghubungkan bagian luar dengan dalam mesin.
Dengan konsep ini, mesin siklus Atkinson dapat mengurangi konsumsi BBM sambil tetap menghasilkan tenaga dorong yang setara dengan mesin Otto. Katup intake yang terbuka lebih lama juga membantu mengurangi kerugian pompa yang biasa terjadi pada mesin Otto.
2. Transmisi 2-Speed Transaxle
Mengapa dua tingkat rasio penting?
Karena kebutuhan tenaga kendaraan bervariasi antara kecepatan rendah dan tinggi. Dengan adanya dua rasio, sistem dapat lebih fleksibel dalam mengatur karakter penggerak (mesin bensin atau motor listrik) sesuai dengan keadaan.
Transmisi 2-speed Transaxle memungkinkan sistem hybrid Mitsubishi Xforce HEV untuk secara otomatis mendisconnect motor listrik saat mencapai kecepatan tinggi dan berpindah ke mesin bensin tanpa gangguan. Ini berarti New Xforce HEV mampu mencapai efisiensi optimal di seluruh rentang kecepatan.
3. EV Mode untuk Kecepatan Tinggi
Salah satu fitur menarik dari sistem hybrid New Xforce HEV adalah kemampuannya untuk beroperasi dalam EV mode pada kecepatan dan kondisi yang lebih tinggi, selama sistem memungkinkan.
Ketika motor listrik berfungsi sebagai penggerak, tenaga listrik memberikan karakter berbeda dibandingkan mesin bensin. Motor listrik mampu menghasilkan torsi dengan cepat, sehingga respons akselerasi menjadi lebih instan. Selain itu, penggunaan tenaga listrik memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap.
Jika diperlukan, pada mode EV kecepatan hingga 121 km/jam dapat dicapai dalam jarak tertentu. Ini telah dibuktikan oleh Rifat Sungkar saat menguji New Xforce HEV dari Jakarta ke Bali.









