BERTUAHPOS.COM- Suzuki pada akhirnya mulai memperkenalkan Suzuki e SKay sebagai mobil listrik berformat kei car dan menjadi pesaing BYD Racco.
Mobil ini mengusung konsep “Easy to Switch”, di mana Suzuki e SKY dirancang agar pengguna kendaraan berbahan bakar bensin dapat beralih ke mobil listrik tanpa kehilangan kepraktisan yang ditawarkan oleh kei car.
Suzuki Motor Corporation secara resmi mengumumkan informasi awal mengenai e SKY pada 24 Agustus 2026 melalui situs resminya. Peluncuran mobil listrik ini direncanakan berlangsung di Jepang pada musim gugur 2026, antara bulan September hingga November.
Suzuki e-Sky diperkirakan akan menjadi pesaing langsung BYD Racco dalam segmen kei car listrik, yang merupakan kategori mobil khas Jepang dengan ukuran kecil, panjang maksimum 3,4 meter, dan desain boxy.
Pengembangan e-Sky merupakan langkah Suzuki untuk menghadirkan versi produksi dari kendaraan konsep Vision e-Sky yang diperkenalkan pada tahun 2025.
Suzuki menyatakan bahwa e SKY dirancang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti perjalanan ke kantor atau sekolah, berbelanja, dan mengantar keluarga.
Melansir dari laman Global Suzuki, e SKY memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm, dengan wheelbase 2.460 mm.
Bobot mobil ini sekitar 1.030 kg, dan radius putarnya hanya 4,4 meter, sehingga memudahkan manuver di jalan perkotaan yang sempit.
Menariknya, e SKY dilengkapi dengan baterai LFP berkapasitas 26 kWh yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 47 kW, setara dengan sekitar 64 PS, dan torsi maksimum 133 Nm.
Kombinasi ini memungkinkan e SKY untuk menempuh jarak hingga 310 km dalam sekali pengisian. Efisiensi konsumsi listriknya juga sangat baik, sekitar 97 Wh/km atau setara dengan 10,3 km/kWh.
Untuk mendukung penggunaan sehari-hari, Suzuki melengkapi e SKY dengan platform khusus EV HEARTECT e. Baterai ditempatkan di bawah lantai, yang menghasilkan pusat gravitasi rendah dan meningkatkan stabilitas berkendara.
Fitur menarik lainnya adalah Easy Drive Pedal, yang memungkinkan pengemudi mengatur akselerasi dan deselerasi hanya dengan menggunakan pedal akselerator.
Di dalam kabin, salah satu fitur yang menonjol adalah layar 10,1 inci, yang merupakan yang pertama kali digunakan oleh Suzuki.
Di Jepang, mobil Suzuki e SKY dilengkapi dengan sistem navigasi yang mengintegrasikan teknologi “connected navigation”, yang mampu mempertimbangkan kondisi baterai saat merencanakan rute perjalanan.
Untuk mengurangi konsumsi energi, sistem pemanas mobil ini memanfaatkan pompa panas langsung dan pemanas elektrik.
Selain itu, Suzuki e SKY juga menyediakan fitur V2L, yang memungkinkan energi dari baterai mobil digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat eksternal. Fitur ini dianggap bermanfaat tidak hanya saat berkendara, tetapi juga dalam situasi darurat.
Mengenai harga, meskipun Suzuki belum mengumumkan angka pastinya, media di Jepang memperkirakan bahwa harga e SKY sebaiknya ditetapkan di bawah 2 juta yen, jika dibandingkan dengan BYD Racco dan Nissan Sakura.









