BERTUAHPOS.COM-Daihatsu Luxio 2026 tetap mempertahankan posisinya sebagai MPV boxy (minivan) berkapasitas 8 penumpang yang menawarkan kabin sangat lega dengan julukan populer “Baby Alphard” paket hemat.
Mobil Daihatsu Luxio sangat diminati baik untuk kebutuhan keluarga besar maupun operasional usaha fungsional dengan harga yang cukup terjangkau.
Kemudian mobil ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 2009, kendaraan berkapasitas delapan penumpang ini hadir sebagai varian penumpang yang lebih baik dari mobil niaga andalan Daihatsu, Gran Max.
Diproduksi langsung di Indonesia, Luxio membawa konsep minivan dengan pintu geser yang praktis, menawarkan alternatif bagi mereka yang membutuhkan ruang kabin ekstra luas.
Salah satu daya tarik utama Daihatsu Luxio terletak pada dimensi tubuhnya yang mengotak. Dengan panjang 4.215 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi mencapai 1.915 mm, Luxio secara signifikan lebih besar dibandingkan Xenia.
Keunggulan ini secara langsung diterjemahkan menjadi kabin yang sangat lega, sebuah nilai jual utama bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan penumpang.
Kelapangan ini dimungkinkan berkat desain moncong mobil yang pendek karena mesin ditempatkan di bawah kursi depan. Namun, konsekuensi dari tata letak mesin ini adalah suara dan getaran dari ruang mesin lebih mudah terasa di dalam kabin, mengurangi tingkat kehalusan berkendara yang biasanya dinikmati pada MPV modern.
Dari sisi performa, Luxio mengandalkan mesin bensin 1.500 cc 3SZ-VE DOHC VVT-I yang mampu menghasilkan tenaga 97 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 134,3 Nm pada 4.400 rpm.
Spesifikasi ini menjadikannya berbeda dari mesin 1.500 cc yang digunakan oleh Xenia (2NR-VE) yang lebih bertenaga 104 PS. Performa Luxio ini justru lebih mirip dengan mesin 1.300 cc Xenia, yang menjadi salah satu pertimbangan penting bagi konsumen yang mencari akselerasi responsif.
Untuk urusan pengendalian, Luxio telah menggunakan sistem suspensi belakang multi-link independen, sebuah peningkatan dari model Gran Max pikap yang masih menggunakan per daun.
Meskipun demikian, bodi yang tinggi membuat gejala limbung cukup terasa, terutama saat bermanuver. Penggunaan ban berukuran 195/65 R15 dan sistem power steering membantu menciptakan stabilitas dan kemudahan dalam pengendalian.
Pilihan varian Daihatsu Luxio terbilang sederhana, hanya terdiri dari dua tipe utama: D dan X. Tipe D hanya tersedia dengan transmisi manual, sementara tipe X ditawarkan dalam pilihan transmisi manual dan otomatis.
Meskipun harga ini mungkin terlihat kompetitif di permukaan, para ahli dan pengamat menilai bahwa nilai yang ditawarkan masih kurang sepadan.
Untuk varian termahal, konsumen hanya mendapatkan peningkatan pada ornamen krom eksterior, lampu kabut, velg alloy, interior dwi-warna, dan yang terpenting adalah sistem pendingin kabin double blower.
Sementara itu, fitur-fitur modern seperti head unit yang terhubung dengan ponsel pintar, tombol audio di setir, atau bahkan retractable mirror masih belum tersedia.
Namun, sisi paling kritis dari Daihatsu Luxio terletak pada paket keselamatannya yang sangat minim. Mobil ini sama sekali tidak dibekali dengan fitur pengereman ABS (Anti-lock Braking System) maupun EBD (Electronic Brake Force Distribution). Airbag juga bukan menjadi perlengkapan standar, bahkan pada varian tertinggi sekalipun.
Fitur keselamatan paling canggih yang ditawarkan hanyalah sensor parkir belakang. Bahkan, untuk sabuk pengaman tiga titik yang merupakan perlengkapan dasar keselamatan pun hanya tersedia secara lengkap di semua kursi pada varian X. Kondisi ini menjadi sorotan tajam, mengingat harga Luxio varian X A/T hampir menyentuh angka Rp 277 juta, mendekati harga Xenia tipe tertinggi yang sudah dilengkapi fitur keselamatan jauh lebih baik.
Menarik untuk dicermati bahwa Luxio berbagi banyak komponen dengan Daihatsu Gran Max, yang dikenal sebagai kendaraan komersial yang tangguh dan mudah perawatannya. Jaringan layanan purna jual Daihatsu yang luas dan ketersediaan suku cadang yang baik menjadi nilai plus tersendiri.
Namun, perlu diingat bahwa Daihatsu pernah melakukan penarikan kembali (recall) untuk model Luxio dan Gran Max terkait masalah pada mesin 3SZ-VE. Masalah yang diidentifikasi terletak pada connecting rod yang dapat menyebabkan mesin tidak berfungsi dengan baik, ditandai dengan suara kasar saat mobil dipacu maupun saat meluncur di turunan.
Melansir dari laman Daihatsu, harga terbaru mobil ini adalah Luxio D M/T dibanderol Rp 245,25 juta, Luxio X M/T Rp 264,45 juta, dan varian termahal Luxio X A/T dijual seharga Rp 276,55 juta.
Daihatsu Luxio adalah kendaraan yang menawarkan kabin sangat lega dan aksesibilitas baik berkat pintu gesernya, dengan harga yang terlihat masuk akal.
Bagi konsumen yang benar-benar mengutamakan ruang kabin maksimal dan tidak mempermasalahkan aspek keselamatan serta fitur modern, Daihatsu Luxio bisa menjadi pilihan.









