• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Volume Biodiesel 2024 Tetap 13,4 Juta Kiloliter Meski Pungutan Ekspor CPO Dipangkas

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 September 2024
penjualan biodiesel turun

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa volume biodiesel yang mendapatkan insentif pada 2024 tetap berada di angka 13,4 juta kiloliter (kl), meskipun ada pemangkasan tarif pungutan ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) oleh Kementerian Keuangan.

Direktur Bioenergi Kementerian ESDM, Edi Wibowo, menegaskan bahwa kebijakan insentif biodiesel yang bertujuan untuk menutup selisih harga indeks pasar (HIP) tidak mengalami perubahan.

“Untuk insentif biodiesel tidak ada perubahan kebijakan. Dari Kementerian ESDM, alokasi volume untuk 2024 sebesar 13,4 juta kl,” ujarnya dilansir dari Bloomberg Technoz, Kamis 26 September 2024.

Biodiesel berbasis minyak kelapa sawit sangat bergantung pada dana yang dihimpun dari pungutan ekspor CPO. Dana tersebut dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan digunakan untuk mendanai produksi biodiesel di dalam negeri.

Dengan pemangkasan pungutan ekspor CPO, ada kekhawatiran terkait keberlanjutan program mandatori biodiesel di Indonesia.

Ekonom dan pakar kebijakan publik dari Universitas Pembangunan Negeri Veteran Jakarta (UPNJ), Achmad Nur Hidayat, menilai bahwa penurunan pungutan ekspor ini menimbulkan kekhawatiran atas masa depan program biodiesel.

“Dana dari pungutan ekspor selama ini digunakan untuk mendanai subsidi biodiesel. Pemangkasan pungutan ini dapat mempengaruhi pendanaan program tersebut,” jelasnya.

BPDPKS melaporkan bahwa sejak 2015 hingga Mei 2023, insentif biodiesel telah mencapai Rp146,56 triliun untuk mendanai produksi biodiesel sebesar 48,19 juta kl.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menjelaskan bahwa BPDPKS bertugas menutup selisih harga antara biodiesel dan solar, terutama saat harga minyak sawit untuk biodiesel lebih tinggi dibandingkan solar.

“BPDPKS diamanahkan untuk menutup gap harga tersebut, sehingga program pengembangan sawit berkelanjutan dapat terus berjalan,” tambah Eddy.

Ia juga menegaskan bahwa dana pungutan ekspor CPO digunakan untuk mendukung berbagai program sawit berkelanjutan, termasuk insentif biodiesel, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan penelitian.

Kebijakan pemangkasan pungutan ekspor CPO diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 62 Tahun 2024. Pungutan ini turun menjadi US$63/ton dari sebelumnya US$90/ton untuk bulan September, dengan pungutan untuk produk kelapa sawit olahan berada di kisaran 3% hingga 6%. Peraturan ini mulai berlaku pada 22 September 2024.

Meskipun harga rata-rata CPO naik dari US$1.011/ton pada Juni menjadi US$1.024/ton pada Juli, ekspor CPO dan produk turunannya terus mengalami penurunan. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menunjukkan bahwa total ekspor CPO dan produk turunannya pada Juli 2024 turun menjadi 2,24 juta ton dari 3,38 juta ton pada bulan sebelumnya.

Penurunan terbesar terjadi pada produk olahan CPO yang turun 648.000 ton dari 2,23 juta ton pada Juni menjadi 1,58 juta ton pada Juli, sementara ekspor CPO turun 477.000 ton menjadi 174.000 ton. Total nilai ekspor juga turun drastis menjadi US$1,97 miliar dari US$2,79 miliar pada Juni 2024.***

Tags: biodieselenergi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?
Ekonomi

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

...

Read moreDetails
Harga CPO Tertekan Akibat Produksi Melimpag dan Ekspor Lesu, Kontrak Berjangka Rontok

Harga CPO Tertekan Stok Malaysia 3,51 Juta Ton

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Dana PSR di Riau Naik Jadi Rp60 Juta per Hektare, Ini Aturannya

Ekspor CPO Diproyeksi Susut 4 Juta Ton di 2027, GAPKI Peringatkan Efek Domino ke Subsidi Biodiesel

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Antrean SPBU di Sumatera Dipicu Lonjakan Konsumsi BBM Subsidi, Apa Solusi Pemerintah?

Next Post
Data capaian vaksinasi polio di Riau

Pekan Imunisasi Polio Nasional Diperpanjang, dari 9 Ribu Baru 1,5 Ribu Anak di Riau Terima Dosis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.