• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Stok Melimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?

Harga beras masih bertahan di atas HET meski stok pemerintah hampir 4 juta ton. Mentan Andi Amran Sulaiman ungkap penyebab utamanya, peran Bulog, dominasi swasta, hingga dampak operasi pasar di berbagai daerah.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Agustus 2025
Stok Melimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?

Gudang beras | Foto: Ilustrasi.

112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemerintah mengklaim bahwa saat ini stok beras di Indonesia mencapai 4 juta ton, namun kenapa harga beras masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)?

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengakui bahwa harga beras di pasaran masih bertahan di atas HET. Itu bukan karena serapan Perum Bulog yang terlalu besar, melainkan karena porsi serapan swasta jauh lebih dominan.

Dari total produksi beras nasional sebanyak 34 juta ton, Bulog hanya menyerap sekitar 2,8 juta ton atau 8%. Sisanya, 92% diserap oleh swasta.

“Yang diserap Bulog hanya 8%, 2,8 juta ton. Swasta menyerap 92%. Pengamat harus mengerti supaya kasihan rakyat,” kata Amran di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, 15 Agustus lalu.

Stok beras pemerintah masih dalam kondisi aman. Data Bulog per 8 Agustus 2025 mencatat cadangan mencapai 3,94 juta ton, terdiri dari 3,93 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 12.545 ton stok komersial. Stok tersebut telah tersebar di seluruh provinsi dan siap untuk distribusi.

Amran menyebut operasi pasar yang dilakukan pemerintah mulai menekan harga beras di sejumlah daerah, seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sumatera Selatan. “Hanya di Sumatera Utara yang masih tinggi,” ujarnya.

Soal praktik penjualan beras dengan harga yang tidak sesuai kualitas, misalkan beras kualitas Rp12 ribu per kilogram dijual Rp17 ribu per kilogram. Praktik ini, kata Amran, sudah ditindak aparat penegak hukum.

Sementara itu, data Kementerian Perdagangan menunjukkan harga beras medium per 8 Agustus 2025 masih jauh di atas HET. Di Zona 1, harga rata-rata Rp14.271 per kilogram atau 14,17% di atas HET Rp12.500 per kilogram.

Di Zona 2, harga Rp14.859 per kilogram atau 13,43% di atas HET Rp13.100 per kilogram. Sedangkan di Zona 3, harga mencapai Rp19.075 per kilogram atau 41,30% di atas HET Rp13.500 per kilogram.***

Tags: bahan panganBerasnasional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post
HUT RI Ke 80, Apa Riau Berkontribusi Riau kepada Indonesia? — Prof Suwardi

HUT RI Ke 80, Apa Kontribusi Riau kepada Indonesia? — Prof Suwardi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.