• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Fokus Hilirisasi Perkebunan dan Peternakan Mulai 2026

Pemerintah fokus hilirisasi perkebunan dan peternakan mulai 2026 dengan anggaran Rp 9 triliun untuk peremajaan dan Rp20 triliun investasi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Desember 2025
Pemerintah Fokus Hilirisasi Perkebunan dan Peternakan Mulai 2026

Pemerintah Fokus Hilirisasi Perkebunan dan Peternakan Mulai 2026

205
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemerintah akan memfokuskan kebijakan sektor pertanian pada hilirisasi perkebunan serta peningkatan produksi peternakan mulai tahun 2026. 

Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, kata Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.

Pemerintah menyiapkan 2 program besar dalam pengembangan sektor pertanian, yakni hilirisasi perkebunan dan peningkatan produksi peternakan.

“Kedua program ini menjadi prioritas utama dalam strategi pembangunan pertanian ke depan,” katanya usai menghadiri kegiatan HKTI di Kementerian Pertanian, Selasa, 16 Desember 2025.

Untuk mendukung program hilirisasi perkebunan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk program peremajaan tanaman perkebunan selama tiga tahun ke depan.

Program peremajaan menyasar sejumlah komoditas perkebunan strategis, antara lain karet, kakao, kopi, teh, lada, tebu, kelapa, pala, tembakau, cengkeh, hingga gambir yang memiliki potensi ekonomi tinggi.

Sudaryono menegaskan, setelah proses peremajaan selesai, pemerintah akan mendorong pembangunan industri pengolahan atau pabrik sebagai bagian dari upaya hilirisasi komoditas perkebunan.

Dalam pembangunan industri hilir tersebut, pemerintah akan melibatkan berbagai pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), petani, serta sektor swasta melalui skema investasi yang saling menguntungkan.

“Selain sektor perkebunan, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan produksi peternakan nasional guna memenuhi kebutuhan protein masyarakat, khususnya daging dan telur ayam,” katanya.

Sudaryono mengungkapkan, Danantara telah menyiapkan dana sekitar Rp 20 triliun untuk investasi pembangunan pabrik dan peternakan terintegrasi di berbagai daerah di Indonesia.

Dana investasi tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan pakan, penyediaan bibit unggul, obat-obatan, vaksin, serta sarana pendukung lainnya guna memperkuat dan meningkatkan produksi peternakan nasional secara berkelanjutan.***

Tags: hilirisasiKelapaperkebunan
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Yayasan Hutan Tropis Tawarkan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab
Lingkungan

Yayasan Hutan Tropis Tawarkan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab

...

Read moreDetails
BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

Realisasi Penanaman Peremajaan Kebun Kelapa Riau Baru 48 Persen

Realisasi Penanaman Peremajaan Kebun Kelapa Riau Baru 48 Persen

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

Tembus 2 Ribu Ton Kepulauan Meranti Masih Jadi Daerah dengan Produksi Kopi Tertinggi di Riau

Panen Mangga Alphonso India Hancur Berantakan, Ini Penyebabnya

Panen Mangga Alphonso India Hancur Berantakan, Ini Penyebabnya

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

Petani Masih Perlu Dukungan Pemerintah untuk Dongkrok Nilai Jual Kopi Liberika Meranti

Next Post
Perumda Tirta Siak Turunkan Biaya Sambungan untuk Pelanggan Baru

Perumda Tirta Siak Turunkan Biaya Sambungan untuk Pelanggan Baru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.