• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Target Kementan 2026 Demi Swasembada Pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi pangan 2026: beras 33,8 juta ton, jagung 22,7 juta ton, daging ayam 4,34 juta ton. Target ini untuk wujudkan swasembada dan kurangi impor.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 September 2025
Kasus Pemalsuan Karung Beras SPHP, Pengawasan Bulog Dipertanyakan

Pekerja mengemas beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di gudang Perum Bulog Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (22/1/2024). (Foto: Antara/Syifa Yulinnas/agr).

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan target produksi pangan strategis pada tahun 2026 sebagai langkah memperkuat swasembada pangan nasional. Target ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menekan ketergantungan impor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Amran menjelaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan fokus meningkatkan produksi pangan utama agar mampu mensubstitusi impor dan mendorong ekspor. Selain itu, Kementan juga mengembangkan hilirisasi komoditas strategis guna menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Dalam rangka menjaga keberlanjutan swasembada pangan, program prioritas Kementerian Pertanian tahun 2026 mencakup peningkatan produksi komoditas strategis, termasuk padi, jagung, telur, susu, dan daging sapi,” kata Amran di DPR RI, 3 September 2025.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN, Heri Dermawan, menilai Kementan berhasil menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras. Ia berharap harga beras nasional bisa segera terkoreksi agar lebih terjangkau masyarakat.

“Saya apresiasi laporan Kementan yang bisa menjaga harga-harga bahan pokok tetap stabil. Bahkan harga beras mulai terkoreksi, meski belum menyeluruh. Mudah-mudahan bisa segera merata,” ungkap Heri.

Heri juga memuji rancangan program prioritas Kementan tahun 2026 yang dinilainya komprehensif. Program tersebut mencakup peningkatan produksi pangan, pencetakan sawah baru, optimalisasi lahan, penyediaan air pertanian, benih unggul, pupuk bersubsidi, penyediaan alat dan mesin pertanian, hingga penyuluhan dan regenerasi petani.

“Kalau program ini terlaksana, kebangkitan swasembada pangan akan segera tercapai. Saya optimis Indonesia bisa makmur,” tambahnya.

Berikut target pemerintah terkait produksi beberapa komoditas pangan utama tahun 2026:

  • Beras: 33,8 juta ton
  • Jagung: 22,70 juta ton
  • Kedelai: 343 ribu ton
  • Cabai: 3,08 juta ton
  • Bawang Merah: 2 juta ton
  • Kopi: 786 ribu ton
  • Kakao: 633 ribu ton
  • Kelapa: 2,89 juta ton
  • Daging sapi/kerbau: 514,07 ribu ton
  • Daging ayam: 4,34 juta ton

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan dunia.***

Tags: nasionalswasembada pangan
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post

Pemkab Bengkalis Sampaikan Jawaban atas 7 Pandangan Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Pajak & Retribusi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.