• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubernur Jabar Siap Tangani Kasus TPPO Remaja Dayeuhkolot yang Dibawa ke Kamboja

Reni by Reni
18 November 2025
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pemerintah provinsi akan menangani kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa remaja asal Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bernama Rizki Nur Fadhilah (18). Rizki diduga dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai penipu melalui platform percintaan.

Dedi mengaku baru mengetahui adanya warga Jabar yang kembali menjadi korban TPPO dengan modus iming-iming pekerjaan.

“Saya belum dengar sekarang. Ya sudah kita tangani deh. Saya baru dengar sekarang malah itu,” ujar Dedi di Sabuga ITB, Selasa (18/11/2025).

Menurut Dedi, Pemprov Jabar sejak awal telah menegaskan agar masyarakat tidak mudah percaya pada tawaran bekerja di luar negeri yang tidak melalui lembaga resmi. Ke depan, ia bahkan membuka kemungkinan penerbitan aturan lebih ketat untuk melindungi warga.

“Provinsi itu sudah jelas melarang. Bila perlu nanti saya keluarkan lagi peraturan gubernur larangan warga Jabar untuk pergi ke daerah ini, daerah ini, yang di negara tersebut menimbulkan penderitaan dan jumlahnya banyak,” katanya.

Dedi menambahkan, masalah TPPO harus ditangani dengan serius mengingat jumlah kasusnya cukup besar dan pemerintah kerap harus memulangkan korban-korban yang terlantar di luar negeri.

“Enggak ada problem sih, tapi kalau itu tidak terjadi, pembiayaan bisa diarahkan untuk kepentingan lain,” ucapnya.

Kasus Rizki bermula ketika remaja tersebut menerima tawaran kontrak bermain sepak bola di sebuah klub profesional asal Medan. Namun tawaran itu ternyata palsu. Ayah Rizki, Dedi Solehudin (42), menceritakan bagaimana putranya justru dibawa ke luar negeri tanpa sepengetahuan keluarga.

“Anak saya bilang ada kontrak main bola di Medan selama satu tahun. Lalu dijemput ke sini pakai travel, terus dibawa ke Jakarta. Tapi di Jakarta, bukannya ke Medan, malah ke Malaysia sebelum akhirnya ke Kamboja,” ungkapnya.

Setibanya di Kamboja, Rizki diduga dipaksa bekerja sebagai pelaku penipuan daring berkedok platform percintaan (love scamming), sebuah praktik yang kerap dikaitkan dengan jaringan perdagangan orang di kawasan Asia Tenggara.

Pemprov Jawa Barat kini tengah berkoordinasi dengan kepolisian dan otoritas terkait untuk memastikan keselamatan Rizki serta memulangkannya ke Indonesia. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas sumber dan legalitasnya.***

Tags: JabarPemprov Jabar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Gubernur Dedi Perintahkan BTT Segera Dicairkan, Mitigasi Bencana Tak Boleh Ditunda

...

Read moreDetails

Dedi Mulyadi Dorong Setiap Kecamatan di Jabar Miliki Satu Lapangan Sepak Bola Standar Nasional

Gubernur Dedi Wacanakan Ubah Hari Jadi Jabar, Berpatokan pada Prabu Siliwangi Naik Takhta 1482

Kepala Disdik Jabar Purwanto

Guru Kunci Kemajuan Pendidikan, Disdik Jabar Rayakan HGN 2025 dengan Penghargaan untuk 33 GTK Berprestasi

4.500 Sekolah di Jawa Barat Terima Smartboard Bantuan Presiden Prabowo

Memainkan Angklung, Merawat Kekayaan Jawa Barat

Next Post

Gubernur Jabar : Produktivitas Bukan Diukur dari Banyaknya Pegawai di Kantor, Tapi dari Perencanaan yang Baik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.