BERTUAHPOS.COM, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan mengambil alih perbaikan seluruh jalan desa pada tahun 2026–2027. Selain itu, Pemprov Jabar juga akan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan.
“Saya sampaikan untuk Ketua DPRD, seluruh jalan desa mulai 2026 dan 2027 akan diambil alih oleh Provinsi Jabar. Sebagian jalan nasional juga akan dikerjasamakan dengan pemerintah pusat,” ujar Dedi di Bandung, Jumat (14/11).
Dedi mencontohkan kondisi akses kawasan industri di Karawang Barat yang saat ini hanya memiliki satu jembatan. Pemprov Jabar, kata dia, siap membangun jembatan baru agar akses kawasan tersebut semakin terintegrasi.
“Tahun depan kami ambil, bangun jembatan baru lagi dan jalannya dibangun oleh provinsi untuk terintegrasi dengan baik. Kan itu layanan publik,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan ke depan akan dibagi dalam tiga kualifikasi: jalan desa, jalan umum, dan jalan premium. Jalan premium merupakan akses menuju kawasan industri yang menurutnya harus mendapat prioritas karena sektor industri memberikan kontribusi pajak besar bagi daerah.
“Industri bayar pajak, terus kemudian jalannya kualitasnya rendah,” tegasnya.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu juga menyampaikan rencana pembangunan akses tol khusus untuk kendaraan berat dari kawasan industri. Tujuannya agar truk bermuatan besar tidak lagi melintasi jalan kabupaten maupun jalan provinsi.
“Agar mobil-mobil pengangkut, truk tambang itu jangan masuk ke jalan provinsi, jangan masuk ke kabupaten, tapi masuk ke jalan nasional langsung tol, langsung ke kawasan industrinya,” kata Dedi.
Ia menegaskan pembangunan harus dilakukan secara terarah tanpa merugikan masyarakat. “Agar pembangunan ini tidak mengambil hak orang lain,” pungkasnya.***









