• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Direktur Penyidikan KPK Tanggapi Pernyataan Johanis Tanak Soal Penyadapan dalam Kasus Harun Masiku

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 September 2024
HARUN MASIKU

Harun Masiku, kader PDIP, buronan KPK (Foto: binsis.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu, memberikan respons terhadap pernyataan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, terkait kegiatan penyadapan dalam kasus buron eks Caleg PDIP, Harun Masiku.

Namun, Asep menolak membeberkan detail pihak-pihak yang disadap oleh tim penyidik, termasuk lokasi-lokasi yang mungkin pernah disinggahi oleh Harun Masiku, yang telah buron selama hampir 4,5 tahun.

“Kita melakukan segala upaya untuk segera menemukan saudara Harun Masiku. Namun, kalau dijelaskan sekarang, bisa saja orang yang disadap sudah mengganti nomor. Jadi, lebih baik dirahasiakan,” kata Asep saat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 19 September 2024, seperti dilansir dari Inilah.com.

Asep juga tidak memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah penyitaan handphone milik Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, terkait dengan penyadapan yang dilakukan oleh tim penyidik. Ia hanya menegaskan bahwa penyitaan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Apakah ada hubungannya dengan HP Pak HK? Kami belum bisa memastikan. Tapi yang jelas, setiap langkah yang kami ambil pasti memiliki kaitan dengan penyelidikan,” tambah Asep.

Sebelumnya, dalam proses wawancara Calon Pimpinan KPK periode 2024-2029 di Kantor Kemensetneg, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2024), Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyadapan untuk melacak Harun Masiku. Menurut Tanak, tim penyidik KPK memperoleh informasi bahwa Harun sering berpindah-pindah lokasi, namun detail lokasi maupun pihak-pihak yang disadap tidak diungkapkan.

“Kami melakukan penyadapan, termasuk mendapatkan nomor-nomor telepon WhatsApp yang terkait. Berdasarkan penyadapan, kami mengetahui bahwa beliau berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain,” ujar Tanak.

KPK juga berupaya melacak keberadaan Harun dengan bekerja sama dengan kepolisian serta menghubungi pihak keluarga. Namun, hingga saat ini, upaya tersebut belum membuahkan hasil, dan Harun Masiku masih belum tertangkap.

Tersangka dalam kasus dugaan suap PAW Anggota DPR RI periode 2019-2024 itu terus menjadi buronan KPK selama hampir 4,5 tahun.***

Tags: Harun masikunasional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post

Serahkan Motor Dinas Dan Ketua BPD, Bupati Kuansing : Gunakan Untuk Urusan Masyarakat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.