BERTUAHPOS.COM, PANGANDARAN — Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat mengirimkan tim untuk menyalurkan logistik penanganan banjir di Kabupaten Pangandaran. Tim juga melakukan monitoring pelayanan dasar bagi warga terdampak.
Rombongan berangkat pada Rabu (12/11/2025) dini hari dengan membawa logistik yang bersumber dari APBN dan APBD.
Dari dana APBD, bantuan yang dikirim berupa pangan, sandang, perlengkapan pengungsian, logistik untuk kelompok rentan, serta logistik layanan dukungan psikososial senilai Rp55.437.236.
Sementara logistik dari APBN mencakup pangan, sandang, peralatan evakuasi, serta perlengkapan keluarga dengan total Rp172.235.400.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan Dinsos Jabar untuk penanganan banjir mencapai Rp227.672.636.
Hasil monitoring menunjukkan penanganan bencana dilakukan dengan baik oleh Dinsos Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DinsosPMD) Pangandaran bersama Tagana dan instansi kebencanaan lainnya. Warga terdampak telah dievakuasi ke lokasi aman, sementara kebutuhan dasar disuplai melalui pos bantuan.
Dinsos Jabar memastikan tetap berkoordinasi dengan DinsosPMD Pangandaran dan Tagana untuk memantau situasi hingga air benar-benar surut dan aktivitas warga kembali normal.
Banjir melanda Pangandaran pada Selasa (11/11/2025) pagi akibat hujan dengan intensitas tinggi di hulu Sungai Citanduy. Kondisi diperburuk oleh pasang air laut yang menghambat aliran sungai sehingga air meluap ke permukiman.
Empat desa terdampak banjir, yaitu Desa Sukanagara dan Desa Ciganjeng di Kecamatan Padaherang, serta Desa Pamotan dan Desa Kalipucang di Kecamatan Kalipucang. Tinggi genangan bervariasi mulai 30 cm hingga lebih dari 1 meter.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, banjir menyebabkan ratusan rumah terendam dan mengganggu aktivitas warga di sejumlah dusun.***









