• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kebijakan Beras Satu Harga Ditargetkan Efektif Berlaku di 2026, Harga di Papua Sama dengan Jawa

Pemerintah menargetkan kebijakan Beras Satu Harga berlaku 2026. Harga Papua berpeluang setara Jawa, Bulog butuh revisi aturan margin penjualan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
31 Desember 2025
Kebijakan Beras Satu Harga Ditargetkan Efektif Berlaku di 2026, Harga di Papua Sama dengan Jawa

Kebijakan Beras Satu Harga Ditargetkan Efektif Berlaku di 2026 | Foto: Ilustrasi / Canva.

204
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Saat ini, penetapan harga eceran tertinggi untuk komoditi beras masih berlaku sistem zonasi. Pemerintah menargetkan kebijakan beras satu harga sudah efektif diberlakukan di 2026.

Kebijakan beras satu harga akan diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah Timur Indonesia. Dengan demikian, harga besar di Papua akan sama dengan harga beras di Pulau Jawa. Saat ini, harga beras di daerah ujung Timur itu bisa tembus di atas Rp15.000/Kg.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut penerapan kebijakan tersebut membutuhkan revisi aturan terkait Bulog, terutama mengenai margin penjualan. Saat ini, margin keuntungan Bulog dinilai terlalu kecil untuk menopang biaya distribusi.

“Keuntungan Bulog hanya sekitar Rp150 miliar dari penjualan 3 juta ton Cadangan Beras Pemerintah. Tidak mungkin Bulog bisa mensubsidi biaya logistik ke wilayah timur dengan keuntungan seperti itu,” kata Zulhas.

Adapun margin yang selama ini akan dinikmati Bulog hanya sekitar Rp50 per kilogram. Karena itu, pemerintah akan membahas peningkatan margin bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar Bulog memiliki ruang pendanaan lebih besar, terutama untuk distribusi ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Rencana kebijakan ini akan difinalkan melalui rapat koordinasi terbatas, kemudian dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum ditetapkan dalam regulasi resmi.

Saat ini, penetapan harga beras masih berdasarkan zonasi. Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dibagi menjadi tiga zona: Zona 1 sebesar Rp13.092 per kg, Zona 2 Rp13.740 per kg, dan Zona 3 sebesar Rp15.558 per kg. Badan Pangan Nasional mencatat rata-rata nasional harga beras medium saat ini mencapai Rp13.536 per kg.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyebut kebijakan ini diharapkan mendorong industri untuk fokus memproduksi beras medium. Pemerintah menargetkan kisaran harga beras satu harga berada di level sekitar Rp13.500 per kilogram.

“Kami ingin arah Beras Satu Harga berada di kisaran Rp13.500 per kg. Dengan begitu, produksi beras medium bisa meningkat,” ujarnya.***

Tags: bahan panganBerasnasionalpemerintahan
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Next Post
Prabowo Bakal Bentuk Lembaga Khusus Percepatan Perumahan, Target Renovasi Naik Jadi 2 Juta Unit pada 2026

Prabowo Bakal Bentuk Lembaga Khusus Percepatan Perumahan, Target Renovasi Naik Jadi 2 Juta Unit pada 2026

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.