• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bambang Mundur dari Kepala Otorita IKN: Nusantara Adalah Kita, Kita Adalah Nusantara 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Juni 2024
kepala otorita ibu kota negara IKN

Bambang Susantono.

104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Mantan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. 

Dalam pernyataannya, Bambang menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk Presiden Joko Widodo dan masyarakat adat di sekitar IKN Nusantara.

“Ijinkan saya menyampaikan bahwa pembangunan IKN perlu terus bersama-sama kita dukung. IKN adalah simbol peradaban baru Indonesia pada 2045, dan cita-cita luhur tersebut harus tetap kita jaga hingga terwujud,” ujar Bambang dalam akun Instagramnya pada Selasa, 4 Juni 2024.

Bambang juga menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala OIKN, dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli sebagai pelaksana tugas Wakil Kepala Otorita IKN. 

“Saya akan terus menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan keahlian kami demi terwujudnya IKN yang hijau (green), cerdas (smart), tangguh (resilient), inklusif, dan berkelanjutan (sustainable),” lanjutnya.

Bambang menegaskan bahwa konsep pembangunan IKN yang mengusung Negara Rimba Nusa (sustainable forest city) tidak hanya menjadi harapan Indonesia, tetapi juga dunia sebagai model kota masa depan.

“Konsistensi terhadap rencana tata ruang dan prinsip-prinsip ESG (environmental, social, and governance), akan terus dipantau oleh masyarakat Indonesia dan warga global,” ujar Bambang.

Dia menyebutkan 3 platform penting bagi IKN adalah; peta jalan perubahan iklim (locally determined contribution for climate change). Lalu, rencana pembangunan keanekaragaman hayati (biodiversity positive plan), dan peta jalan untuk sustainable development goals (SDGs).

“Harus menjadi panglima dalam pelaksanaan pembangunan di lapangan,” tambahnya.

Bambang juga menyampaikan permohonan maaf bila ada kekurangan selama masa pengabdiannya di OIKN. “Saya harapkan ‘nusantara adalah kita dan kita adalah nusantara’ tetap sama-sama terpatri dalam hati sanubari kita,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada warga Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, termasuk warga Kecamatan Sepaku, serta berbagai pihak yang telah mendukung pembangunan IKN Nusantara. 

“Tempat saya telah menjadi salah satu warganya. Saudara-saudaraku para penggerak komunitas, pemangku kepentingan di tingkat lokal, nasional, dan internasional, jajaran kementerian dan lembaga, organisasi bilateral dan multilateral, rekan-rekan LSM, serta para investor dan pelaku bisnis yang telah mendukung pembangunan IKN Nusantara,” ujarnya.

“Akhirul kata, apresiasi tertinggi saya sampaikan pada keluarga besar Otorita IKN yang berumur 519 hari hingga 3 Juni 2024. Saya bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari organisasi ini. Teruslah gelorakan semangat kerja agar IKN tidak saja menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi dunia,” tutup Bambang.***

Tags: iknnasional
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post
emas antam palsu

6 Petinggi PT Antam Diperiksa Kejagung Terkait Emas Palsu 109 Ton

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.