BERTUAHPOS — Penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya terbayar bagi warga Kelurahan Minas Jaya, Kabupaten Siak. Setelah lama hidup dalam keterbatasan air bersih, kini mereka bisa menikmati aliran air layak konsumsi langsung dari keran di rumah masing-masing.
Seperti yang dirasakan oleh Yumaizelina. Ibu rumah tangga yang telah menetap di RT 01/RW 05 selama 26 tahun ini mengaku lega akhirnya bisa menikmati air bersih tanpa harus repot mengambil dari sumur yang jauh, membeli atau pun menampung air hujan seperti dulu.
“Dulu kalau musim kemarau susah sekali cari air, kadang harus beli atau pinjam dari tetangga. Sekarang, alhamdulillah sudah bisa langsung pakai dari keran sendiri,” ujarnya.
Bagi Yumaizelina dan warga lainnya, hadirnya air bersih ini bukan sekadar kemudahan, tapi sudah menjadi harapan sejak lama atas perjuangan panjang yang akhirnya terwujud.

Air bersih yang mengalir ke rumah-rumah warga ini berkat bantuan dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) yang membangun fasilitas sumur air bersih bagi warga Minas Jaya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), khususnya di wilayah operasional perusahaan.
“Sekarang kami tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Ketua Kelompok Pengelola Sumur Berkah Do’a Bersama, Tarmizi.
Menurutnya, fasilitas air bersih itu telah membawa perubahan besar bagi kehidupan warga di Kelurahan Minas Jaya. Terutama dari sisi ekonomi rumah tangga mereka.
“Jika dulu kami harus beli untuk mendapatkan air bersih, sekarang pengeluaran rumah tangga jadi lebih hemat karena tidak perlu beli air lagi,” tambahnya.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa program air bersih ini merupakan bagian dari upaya Pertamina Drilling untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat.
“Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina Drilling tidak hanya fokus pada keberhasilan proyek pengeboran, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa akses terhadap air bersih adalah hak dasar setiap warga, dan kami bangga bisa menjadi bagian dari solusi,” ujar Avep.
Peresmian fasilitas sumur air bersih dilakukan pada Kamis, 24 Juli 2025, dihadiri oleh Manager Communication Relation & CID Pertamina Drilling, Meddenia Ayu Wulandari Yuliastuti.
Dalam sambutannya, Meddenia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas air bersih ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) poin ke-6, yaitu menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.

“Program penyaluran bantuan penyediaan fasilitas sumur air bersih ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan dampak positif di masyarakat sekitar wilayah kerja Pertamina Drilling,” ujar Meddenia.
Tahapan pelaksanaan program mencakup survei lokasi, sosialisasi kepada masyarakat, pengecekan sumber air menggunakan metode geolistrik, proses pengeboran, serta pembangunan sumur.
Kegiatan juga dilengkapi dengan pembentukan kelompok masyarakat pengelola sumur, workshop pipanisasi, hingga penghijauan area lokasi sumur.
Proses dimulai dengan asesmen lokasi pada 3 Desember 2024, dilanjutkan pengeboran yang rampung pada 17 Februari 2025. Workshop pipanisasi kemudian digelar pada 27 Februari 2025.
Saat ini, program berlanjut pada tahap pipanisasi ke rumah-rumah warga serta penghijauan lingkungan sumur.
Minas Jaya dipilih karena termasuk dalam wilayah kerja Pertamina Drilling dan dikenal sebagai daerah dengan akses terbatas terhadap air bersih.
Sebelumnya, warga harus membeli air bersih dari pedagang keliling dengan harga sekitar Rp50.000 per tangki yang hanya cukup untuk kebutuhan 2 hari***









