• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Solusi untuk Petani Sawit Menyiasati Harga Pupuk Mahal

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 September 2022
harga pupuk

Ilustrasi

131
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Djono Albar Burhan, seorang petani sawit muda—yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPW Apkasindo Riau—mengaku para petani sawit di Riau sangat kebingungan dengan tingginya harga pupuk.

Sementara itu, kata dia, untuk tanaman sawit agar menghasilkan produksi berkualitas cukup bergantung dengan pupuk kimia. 

“Di satu sisi mereka pusing untuk beli pupuk, di sisi lain mereka juga pusing mengatur keuangan keluarga. Sementara hasil produksi kebun terancam akan turun jika kebun tidak dipupuk,” tutur kepada Bertuahpos.com beberapa waktu lalu di Pekanbaru.

“Belum ada kita dengar harga pupuk itu turun. Malah harganya naik terus. Sejauh ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan petani untuk menyiasatinya, yakni dengan mencampur pupuk organik dan anorganik.” 

Djono menyebut, mencampurkan pupuk organik dan kimia ini bisa menjadi solusi jitu untuk petani sawit. Hal ini juga bisa menekan penggunaan pupuk kimia hingga 50%. 

Untuk harga pupuk kimia jenis KCL misalnya—saat ini harganya Rp900.000 per sak. Jika petani biasanya menggunakan 2 kilogram pupuk tersebut per pohon sawit, kalau dicampurkan dengan pupuk organik, maka penggunaan pupuk kimia hanya 1 kilogram—1 kilogram lagi menggunakan pupuk organik.

Dengan demikian, para petani bisa menekan biaya pupuk yang tinggi, namun unsur hara yang dibutuhkan tanaman tetap bisa tercukupi. “Cara ini, bisa mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia hingga 50%,” ujarnya. 

 

Cara ini diyakini lebih bagus ketimbang menggunakan pupuk kimia 100%. Lantaran, banyak zat-zat dalam pupuk organik yang bahkan manfaatnya lebih baik, terutama untuk membentuk kesuburan tanah di sekitar tanaman kelapa sawit. 

Djono mengatakan bahwa hal ini justru akan meningkatkan produktivitas perkebunan sawit. “Dengan cara ini, tidak akan menurunkan produksinya, bahkan lebih bagus lagi. Karena pupuk organik bisa mendingan tanah, sehingga penyerapan akar juga makin bagus.” 

“Selain itu, kita juga mendorong petani-petani untuk menggunakan tandan kosong kelapa sawit. Itu gratis, bisa diambil ke pabrik-pabrik. Itu bisa disebar di sekitar pokok sawitnya,” sebutnya.***

Tags: apkasindi riauharga pupukpupuk sawitsawit
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI
Ekonomi

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

...

Read moreDetails
Pemprov Riau Bakal Keluarkan Rekomendasi Pencabutan IUP Terhadap PKS yang Tidak Taat Bayar Pajak

Pemprov Riau Bakal Keluarkan Rekomendasi Pencabutan IUP Terhadap PKS yang Tidak Taat Bayar Pajak

Harga Referensi CPO Februari 2025 Turun, Pemerintah Tetapkan Bea Keluar dan Pungutan Ekspor

Harga Referensi CPO Februari 2025 Turun, Pemerintah Tetapkan Bea Keluar dan Pungutan Ekspor

Harga CPO di Bursa Malaysia Melonjak, Ditopang Ekspektasi Penurunan Produksi

Harga CPO di Bursa Malaysia Melonjak, Ditopang Ekspektasi Penurunan Produksi

Harga CPO Tetap Ambruk Sepanjang Pekan Lalu Meski Ada Grafik Naik Tipis

Harga CPO Naik di Bursa Malaysia, Ditopang Prediksi Penurunan Produksi

Harga CPO Naik Tipis Berkat Kedelai dan Bunga Matahari, Mungkinkah Risiko Penurunan Akan Lebih Besar

Harga CPO di Bursa Malaysia Melejit Naik, Kontrak Januari 2025 Tembus 4.710 Ringgit

Next Post
Pembangunan 12 TPS SHI

Proyek 12 TPS di Zona 2 Pekanbaru Sudah Mulai Dibangun

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.