• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sengkarut Kawasan Hutan Hambat Investasi, Pemprov Bongkar Akar Konflik Agraria Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 April 2026
Sengkarut Kawasan Hutan Hambat Investasi, Pemprov Bongkar Akar Konflik Agraria Riau

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

168
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah Provinsi Riau membedah persoalan konflik agraria Riau yang selama ini menjadi penghambat utama optimalisasi potensi ekonomi daerah.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa ketidaksinkronan antara tata ruang, kawasan hutan, dan perizinan perkebunan menciptakan ketidakpastian hukum yang merugikan iklim investasi.

Menurutnya, masalah sistemik ini bermula dari administrasi daerah yang seringkali berbenturan dengan ketentuan kehutanan nasional, sehingga memicu tumpang tindih lahan berkepanjangan.

Sejarah penguasaan lahan menjadi faktor krusial berikutnya yang memicu instabilitas ekonomi di tingkat tapak. Banyak perkebunan sawit rakyat telah beroperasi sejak era 1980-an, namun penetapan kawasan hutan yang muncul belakangan justru mengabaikan hak-hak yang sudah ada.

“Kondisi ini lah yang melahirkan jurang pemisah antara pengakuan masyarakat secara adat/fisik dengan legalitas formal yang diatur oleh negara,” ungkapnya di Pekanbaru, 16 April 2026.

Menurut Plt Gubernur Riau, sektor perizinan dan pengawasan pada masa lalu yang belum terintegrasi turut memperkeruh suasana di lapangan dalam kasus konflik agraria Riau.

Lemahnya sistem pengawasan menyebabkan banyak perusahaan perkebunan tetap beroperasi meskipun belum menuntaskan legalitas Hak Guna Usaha (HGU) secara penuh.

Ketidakteraturan ini tidak hanya memicu benturan antara korporasi dan warga, tetapi juga mengaburkan kontribusi riil sektor perkebunan terhadap pendapatan daerah.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyoroti tingginya nilai ekonomi kelapa sawit yang berbanding terbalik dengan akses masyarakat terhadap lahan legal.

“Akses masyarakat terhadap lahan legal masih sangat terbatas sehingga mereka terdorong memanfaatkan lahan yang secara hukum bermasalah demi memenuhi kebutuhan ekonomi.”

Melalui pendekatan struktural ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap adanya rekonsiliasi kebijakan pusat dan daerah untuk mengakhiri konflik agraria Riau.

Kepastian hukum atas tanah menjadi syarat mutlak agar komoditas unggulan daerah dapat memberikan dampak ekonomi yang inklusif.

“Tanpa pembenahan tata kelola yang radikal, tekanan ekonomi akan terus mendorong masyarakat masuk ke dalam pusaran sengketa lahan yang tak kunjung usai,” ujarnya.[]

Tags: agraria riaukonfliklingkungan
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang
Berita Pilihan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Next Post
Dongkrak Ekonomi Rakyat, Bupati Siak: Peremajaan Kelapa Sawit Harus Masif

Dongkrak Ekonomi Rakyat, Bupati Siak: Peremajaan Kelapa Sawit Harus Masif

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.