• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Presiden Berganti, Masyarakat Pulau Rempang “Tolak PSN Rempang Eco City Harga Mati”

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 Oktober 2024
Presiden Berganti, Masyarakat Pulau Rempang “Tolak PSN Rempang Eco City Harga Mati”
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Masyarakat dari berbagai kampung di Pulau Rempang berkumpul dan menyerukan aspirasi mereka kepada Presiden Indonesia yang baru dilantik, Prabowo Subianto, pada 20 Oktober 2024.

Seruan tersebut disampaikan oleh Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (AMAR-GB), Ishak, di Kampung Sembulang Hulu, Kecamatan Galang, sekitar pukul 14.30 WIB.

Terdapat 4 poin utama yang disampaikan oleh masyarakat Rempang dalam seruan tersebut: Meminta Presiden melindungi seluruh masyarakat adat dan lokal di Pulau Rempang, mencabut dan membatalkan penetapan Pulau Rempang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar Presiden Prabowo Subianto menghentikan upaya penggusuran terhadap warga Pulau Rempang, dan memberikan perlindungan atas hak-hak konstitusional masyarakat Pulau Rempang, termasuk legalitas tanah yang telah mereka kelola selama ini.

“Kami warga Rempang, yang juga bagian dari Warga Indonesia, sedang terancam kehilangan ruang hidup kami akibat keberadaan dan proses Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City,” ujar Ishak

Keempat poin tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui “Surat Terbuka untuk Presiden” yang akan diajukan oleh Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu.

Selama pembacaan seruan, masyarakat Pulau Rempang memegang baliho besar bertuliskan “Tolak PSN Rempang Eco City”.

Mereka juga melakukan orasi bersama untuk menegaskan sikap tegas bahwa penolakan terhadap PSN Rempang Eco City adalah harga mati bagi mereka. Aksi orasi ini dilakukan secara berulang sebagai bentuk protes.

Koordinator Kampung Sembulang Hulu, Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu, Muhammad Aris, menjelaskan bahwa surat terbuka tersebut akan segera dikirimkan kepada Presiden Prabowo.

Aris berharap bahwa penolakan masyarakat Pulau Rempang terhadap proyek tersebut dapat didengar oleh Presiden.

“Harapan kami kepada presiden terpilih, semoga keluhan kami, masyarakat Rempang, didengar. Kami ingin hidup damai dan berharap PSN Rempang Eco City dicabut. Kami juga ingin kepastian hukum dan legalitas tanah di sini,” ujar Aris setelah kegiatan tersebut.

Aris menegaskan bahwa perjuangan masyarakat Pulau Rempang untuk mempertahankan ruang hidup mereka akan terus berlanjut hingga Presiden mencabut proyek PSN Rempang Eco City.

Menurutnya, masyarakat Pulau Rempang telah lebih dari setahun hidup dalam ketidakpastian dan intimidasi. Pendapatan mereka menurun drastis karena tidak bisa fokus dalam mencari nafkah, baik melaut maupun berkebun.

“Mereka harus berbagi waktu antara mencari nafkah dan menjaga kampung dari ancaman penggusuran,” katanya.

Meskipun begitu, masyarakat Pulau Rempang tetap bertahan demi mempertahankan identitas mereka, serta menjaga warisan leluhur dan budaya yang tumbuh di kampung-kampung di Pulau Rempang.

“Sejak muncul isu Rempang Eco City, kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit, tidak seperti sebelumnya. Kalau proyek ini jadi, kami mungkin akan menghadapi kesulitan yang lebih besar lagi,” tutup Aris.***

Tags: lingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Pendaftaran PPPK Kota Pekanbaru Resmi Ditutup, 2.908 Pelamar Mendaftar

Seleksi Penerimaan PPPK Pemprov Riau Resmi Ditutup, Tercatat Ada 5.732 Pelamar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.