• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Potensi Karhutla Riau Ada Lokasi Sulit Akses dan Minim Sumber Air, Ini Kata Kalaksa BPBD Damkar Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 April 2025
Potensi Karhutla Riau Ada Lokasi Sulit Akses dan Minim Sumber Air, Ini Kata Kalaksa BPBD Damkar Riau

Kalaksa BPBD Damkar Provinsi Riau, M Edy Afrizal | Foto: Bertuahpos / Melba

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS, PEKANBARU — Pemprov Riau mengkhawatirkan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2025, akan terjadi di titik lokasi yang sulit diakses dan minim sumber air. Maka, ini menjadi tantangan serius dalam upaya penanganan dan penanggulangan Karhutla di Riau tahun ini.

Hal ini dikatakan oleh Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Provinsi Riau, M Edy Afrizal, kepada awak media di Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, pada Rabu, 23 April 2025. Dalam pemetaanya ada beberapa titik rawan dengan kondisi demikian. “Tantangan utamanya di situ.” katanya.

Dia menambahkan, potensi Karhutla di titik yang sulit dijangkau sangat mungkin terjadi. Lokasi tersebut bahkan tidak bisa ditempuh dengan berjalan kaki, kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga sangat butuh fasilitas tambahan seperti helikopter dalam upaya pemadaman api. Dalam kondisi seperti ini, kami sangat bergantung pada dukungan helikopter,” ungkap Edy.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Riau telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hasilnya, Riau akan mendapatkan dukungan tiga unit helikopter, yang terdiri dari dua helikopter water bombing dan satu helikopter patroli.

“Ini baru tahap awal, jika kondisi memburuk — karhutla semakin masif, jumlah helikopter kemungkinan akan ditambah,” ujarnya.

Meskipun kondisi titik api saat ini masih dalam kategori aman, dan cuaca di beberapa wilayah Riau masih disertai hujan, menurut Edy, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan. Edy menjelaskan musim kemarau tahun ini diprediksi masih dalam kategori normal — menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Tapi kita tidak boleh lengah,” tuturnya.

Selain penyiapan armada udara, BPBD juga berencana untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada bulan Mei mendatang. Langkah ini akan dilakukan sebagai upaya tambahan untuk mencegah penyebaran karhutla secara lebih luas.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan BNPB dan instansi terkait. Semua kesiapan, baik teknis maupun personel, sedang kami matangkan agar ketika terjadi kebakaran, penanganannya bisa cepat dan tepat sasaran,” tegas Edy.***

Tags: Karhutlalingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam
Ekonomi

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Stok Menipis, Pemprov Riau Minta Tambahan 850 Ribu Pcs Masker ke Pusat

Simak Protokol Pelindung Diri dari Kabut Asap Karhutla

Next Post
Agatha Chelsea dan Theo Derick Bahas Realitas UMR yang Hanya Cukup untuk Bayar Kos

Agatha Chelsea dan Theo Derick Bahas Realitas UMR yang Hanya Cukup untuk Bayar Kos

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.