• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Lahan Gambut 28 Hektar Terbakar di Rokan Hilir dan Siak

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Mei 2026
Lahan Gambut 28 Hektar Terbakar di Rokan Hilir dan Siak

Upaya pemadaman api di lahan gambut | Foto: Dok. Manggala Agni.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan menurunkan personel untuk melakukan operasi pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di dua wilayah, yakni Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir dan Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak pada Rabu, 27 Mei 2026.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, Kamis, 28 Mei 2026. “Untuk lokasi Pasir Limau Kapas, kondisi hingga sore tadi masih terdapat asap tipis dan pemadaman akan berlanjut kembali besok pagi,” ujarnya.

Ferdian menjelaskan bahwa operasi pemadaman karhutla Riau di Pasir Limau Kapas ditangani oleh Tim Manggala Agni Daops III Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara. Sementara penanganan kebakaran di Kandis, Kabupaten Siak, dilakukan oleh Manggala Agni Daops IV Pekanbaru.

Kebakaran di Pasir Limau Kapas terjadi di lahan gambut yang merupakan kebun milik masyarakat dengan estimasi luas terbakar sementara sekitar delapan hektar. Di lokasi berbeda, kondisi karhutla di Kandis hingga sore hari juga belum berhasil dipadamkan sepenuhnya meski tim gabungan terus bekerja keras melakukan pemadaman darat.

Operasi pemadaman di Kandis turut dibantu water bombing dari satgas udara untuk menekan laju kobaran api yang bergerak di atas lahan gambut. “Pelaksanaan pemadaman di Kandis dilakukan dengan strategi penyekatan kepala api agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lain,” jelas Ferdian.

Perkiraan awal luas lahan yang terbakar akibat karhutla Riau di wilayah Kandis mencapai sekitar 20 hektar, seluruhnya merupakan lahan gambut milik masyarakat. “Estimasi luasan awal untuk yang Pasir Limau Kapas 8 hektar, untuk yang Kandis estimasi sore ini 20 hektar. Ini masih estimasi awal,” jelasnya.

Kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah cuaca panas ekstrem yang membuat proses pemadaman semakin berat. Ferdian mengungkapkan bahwa sumber air untuk pemadaman masih tersedia, namun debitnya mulai berkurang sehingga personel harus memaksimalkan setiap sumber air yang ada.

“Kondisi di lapangan sangat panas. Air masih tersedia, tetapi mulai berkurang sehingga personel harus memaksimalkan sumber air yang ada,” katanya.

Untuk mempercepat respons pemadaman karhutla Riau esok harinya, personel Manggala Agni di Pasir Limau Kapas memutuskan menginap di rumah warga terdekat mengingat akses menuju lokasi yang cukup jauh.

“Karena akses menuju lokasi cukup jauh, tim memutuskan menginap di rumah warga terdekat agar proses pemadaman besok bisa lebih cepat dilakukan,” ungkap Ferdian.

Tags: Karhutlalingkungan
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam
Ekonomi

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Stok Menipis, Pemprov Riau Minta Tambahan 850 Ribu Pcs Masker ke Pusat

Simak Protokol Pelindung Diri dari Kabut Asap Karhutla

Next Post
Menkeu Sebut APBN Tidak Perlu Dihitung Ulang Akibat Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.830

Menkeu Sebut APBN Tidak Perlu Dihitung Ulang Akibat Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.830

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.