BERTUAHPOS – Kondisi cuaca di Provinsi Riau masih sulit diprediksi di tengah transisi musim. Titik panas (hotspot) terpantau di tengah potensi hujan lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan adanya sebaran titik panas di wilayah Riau bersamaan dengan peringatan dini kewaspadaan bagi masyarakat, Rabu, 15 April 2026.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengungkapkan berdasarkan pemantauan terkini pukul 23.00 WIB, terdapat total 41 titik panas di Sumatera. Provinsi Jambi mendominasi dengan 15 titik, sementara Riau menyumbang 3 titik yang tersebar di Kabupaten Kampar sebanyak 2 titik dan Kabupaten Siak 1 titik. Meskipun demikian, fenomena udara kabur dan awan mendung masih menyelimuti langit Riau sejak pagi hari.
Hujan dengan intensitas ringan terpantau telah mengguyur sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, hingga Kota Pekanbaru pada pagi ini. Memasuki siang hingga sore, intensitas air langit diprediksi meningkat menjadi sedang dan meluas ke hampir seluruh pelosok Riau. Namun, otoritas meteorologi merilis peringatan khusus bagi wilayah pesisir.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kab. Rokan Hilir dan Kota Dumai pada sore/malam hari,” kata Alfa Nataris.
Pada malam hari, guyuran hujan masih berpotensi membasahi Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Dumai. Sementara itu, suhu udara diprakirakan berada pada rentang 22,0 hingga 33,0 °C dengan tingkat kelembapan mencapai 100 persen. Angin berhembus dari arah Barat Laut ke Timur dengan kecepatan mencapai 30 km/jam.
Kondisi perairan di wilayah Provinsi Riau tergolong cukup aman bagi aktivitas maritim. BMKG memprediksi tinggi gelombang laut berada di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk dalam kategori rendah. Masyarakat tetap dihimbau memantau perubahan atmosfer guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi maupun kebakaran hutan dan lahan.[]









