BERTUAHPOS.COM — Kebakaran hutan di Spanyol meluas ke 26.000 hektar dan memaksa evakuasi 1.200 warga. Sektor pariwisata lokal terpukul akibat pembatalan kunjungan wisatawan jelang fenomena gerhana Matahari.
Kebakaran yang terjadi di kawasan Sierra Norte de Guadalajara ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Castilla-La Mancha. Presiden Emiliano García-Page menyebut luas area yang terbakar melampaui catatan sebelumnya.
Api mulai berkobar pada Kamis, 16 Juli 2026 dan perimeter kobaran kini membentang hingga 120 kilometer. Kondisi itu membuat upaya pemadaman oleh petugas gabungan semakin sulit dilakukan.
Cuaca yang diperkirakan memburuk pada Senin sore berpotensi mempercepat penyebaran api. Angin kencang dan suhu tinggi menjadi tantangan utama otoritas pemadam.
Enam desa tambahan dievakuasi pada Senin pagi setelah perkembangan kebakaran dinilai semakin mengkhawatirkan. Sebanyak 265 penduduk terdampak dalam evakuasi terbaru itu.
Hampir 30 komunitas kini berada dalam kepungan api. Pemerintah daerah menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas dibandingkan mempertahankan aset.
Menteri Pembangunan Berkelanjutan Mercedes Gómez mengatakan sebagian besar operasi pemadaman mengandalkan armada udara. Medan yang tidak aman menghalangi petugas darat melakukan pemadaman langsung.
“Kawasan yang terbakar sebagian besar berada di dalam Taman Alam Sierra Norte de Guadalajara. Hutan lebat, peternakan, dan destinasi wisata alam terancam musnah,” ujarnya dikutip Selasa, 21 Juli 2026.
Dampak ekonomi pun mulai terasa dengan adanya pembatalan kunjungan wisatawan yang rencananya menyaksikan gerhana Agustus. Pelaku usaha lokal melaporkan kerugian akibat situasi darurat ini.
Pemerintah Castilla-La Mancha mulai menyiapkan rencana pemulihan pascabencana. Program rehabilitasi hutan dan pemulihan ekonomi akan disusun setelah api berhasil dikendalikan.









