• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jurus Baru Polda Riau Putus Stigma Provinsi Penghasil Asap

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 September 2026
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak bisa dilakukan parsial. Menurutnya, Isu lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan isu keamanan dan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat Kuliah Umum Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Senin, 14 September 2026. “Yang paling erat kaitannya, saling berdampak. Kalau kita berbicara masalah Karhutla, pasti yang muncul adalah isu lingkungan. Ketika ada isu lingkungan akan berdampak pula pada isu keamanan dan kesehatan,” kata Herry.

Dalam pemaparannya, Kapolda menyinggung artikel berjudul “The Future of Policing” yang membedakan antara police sebagai institusi dan policing sebagai proses dalam meningkatkan keamanan, menekan gangguan, dan menjaga keteraturan.

“Kalau kita berbicara dalam konteks pemerintahan, kita sering sebut dengan Pentahelix, di mana pemerintah sebagai ujung tombak. Dan terdapat pula pelaku usaha, civitas akademika, komunitas masyarakat serta yang paling utama ada media,” ujarnya.

Herry menjelaskan, tantangan utama dalam penanganan Karhutla bukan pada kemampuan memadamkan api. “Namun, bagaimana kita mengetahui risiko Karhutla sebelum dia membesar,” katanya.

Atas dasar itu Polda Riau meluncurkan pendekatan baru bernama Dashboard Green Policing Presisi.

“Ini adalah instrumen pengelolaan informasi penanganan Karhutla. Ini adalah upaya terbaru kami di Polda Riau dalam memanfaatkan data untuk penanganan isu lingkungan,” jelas Herry.

Dijelaskan Kapolda, Green Policing diciptakan dengan tujuan menggabungkan penegakan hukum, pencegahan kerusakan lingkungan, edukasi, restorasi ekosistem, dan kolaborasi lintas sektor.

“Tujuan dan implementasi program ini bertujuan memutus stigma Riau sebagai provinsi penghasil asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta mengubahnya menjadi paru-paru dunia,” ungkapnya.

Adapun implementasinya, dikatakan Kapolda, diantaranya penegakan hukum berkeadilan dengan menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan seperti illegal logging, illegal mining, dan Karhutla, termasuk penertiban aktivitas penambangan tanpa izin.

Kemudian pada restorasi dan penanaman pohon dengan melakukan penanaman puluhan ribu pohon secara berkala untuk pemulihan fungsi ekologis dan menekan emisi karbon.

“Kami juga melakukan edukasi dini, dimana mengenalkan kecintaan terhadap alam kepada pelajar melalui program Police Go to School dan kegiatan Pramuka. Serta Teknologi Integrasi yang memanfaatkan sistem pemantauan modern seperti Dashboard Green Policing Presisi untuk mengantisipasi bahaya Karhutla secara cepat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kuliah Umum Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Ilhamdi MH mengapresiasi kehadiran Kapolda Riau. Dirinya mengaku terkesan dengan penyampaian materi Kapolda.

“Saya sangat terharu dengan penyampaian materi dan syair pak Kapolda di acara kami. Saya mendoakan bapak Kapolda selalu sehat dan sukses selalu. Acara ini sangat memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan para dosen, terutama fokus kita pada hukum, teknologi dan kesehatan,” kata Ilhamdi.

Ilhamdi menyebutkan civitas akademika UHTP memberi dukungan penuh terhadap program yang digagas Kapolda Riau tersebut.

“Kami selaku panitia mengetahui jelas, terkait program bapak mengenai green policing. Untuk itu, kami sangat berbangga hati, di mana, setiap mahasiswa kami mengenakan stiker green policing sebagai wujud dukungan kami,” katanya.***

Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Kontroversi KI Riau: Kuasa Pemohon Ditolak karena Bukan Pengacara, Rion Sebut Komisioner Cuma Omon-Omon

...

Read moreDetails
Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Next Post
BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di Hampir Semua SPBU

Harga Pertamax Berpotensi Naik ke Rp20.000 per Liter, Konsumsi BBM Bersubsidi Akan Membludak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.