• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

HK Salurkan 7 Ribu Bibit Pohon untuk Konservasi Gajah Sumatra di Sekitar Tol Permai

Terdiri atas 125 bibit durian montong premium, 4.000 bibit rumput odot, dan 3.000 batang tanaman jeruk nipis.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 November 2024
Konservasi gajah sumatra

Foto: dok.HK / Agustianus Elwan

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — PT Hutama Karya (Persero) menyalurkan sebanyak 7.000 bibit pohon untuk upaya konservasi gajah Sumatra di sekitar jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai).

Penyaluran bibit pohon ini merupakan komitmen terhadap pelestarian lingkungan HK lewat program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

Adapun bibit pohon tersebut merupakan pakan alami untuk mendukung keberlangsungan habitat gajah Sumatra di sekitar Tol Permai.

Program ini melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF). Penyerahan bibit pakan dilakukan dalam sebuah seremoni di KM 6 Rangau Duri, Riau.

Adapun 7.000 bibit pohon tersebut diserahkan oleh Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, kepada Suparto, Sekretaris Kelompok Tani Hutan Alam Pusaka Jaya Dusun Bahorok Desa Pinggir, dan dihadiri oleh Branch Manager Tol Ruas Pekanbaru-Dumai, Jarot Seno Wibawa, dan Direktur RSF, Zulhusni Syukri.

“Bibit yang kami serahkan terdiri atas 125 bibit durian montong premium, 4.000 bibit rumput odot, dan 3.000 batang tanaman jeruk nipis. Durian montong dan rumput odot berfungsi sebagai pakan alami yang disukai gajah sekaligus membantu pengkayaan habitat agar gajah mau melewati Underpass Perlintasan Gajah (UPG). Sementara itu, jeruk nipis digunakan untuk mencegah gajah memasuki pemukiman warga,” ujar Adjib.

Sebanyak 125 bibit durian montong nantinya akan diserahkan kepada masyarakat sekitar KM 69-73 sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam program ini, Hutama Karya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk mendukung berbagai inisiatif konservasi gajah Sumatra di tahun 2024.

Sebelum ini, HK juga melaksanakan berbagai langkah lain untuk memastikan keberhasilan program ini, seperti; pelatihan mitigasi konflik antara gajah dan manusia bagi tim operasional cabang tol, monitoring pertumbuhan tanaman pakan menggunakan sistem SMART Patrol, pemasangan GPS Collar untuk memantau pergerakan gajah dan penggaraman lahan, dan pembangunan menara pantau.

“Upaya ini memastikan tanaman yang kami tanam tumbuh optimal serta mencegah konflik antara gajah dan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menghindari terjadinya perburuan liar yang dapat mengancam keselamatan gajah Sumatra,” tambah Adjib.

“Langkah nyata ini memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Kami semakin sadar akan pentingnya menjaga hutan sebagai habitat satwa endemik, termasuk gajah Sumatra. Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin melibatkan masyarakat,” ujar Suparto, perwakilan masyarakat Dusun Bahorok, menyambut baik program ini.

Hutama Karya menegaskan bahwa program konservasi ini tidak hanya melindungi habitat gajah, tetapi juga menciptakan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan.

“Dengan pendekatan holistik, kami menjaga keselamatan pengguna jalan tol sekaligus melestarikan habitat gajah. Selain itu, upaya ini juga membantu mengurangi emisi karbon dari kendaraan di Tol Permai,” tutup Adjib.***

Tags: lingkungansatwatol permai
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang
Berita Pilihan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Next Post
Harga Emas Antam Bangkit Kembali Setelah Kemarin Tergelincir dari Top Rekor

Naik Lagi, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.