BERTUAHPOS – Gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah California Selatan memicu dua titik kebakaran hutan signifikan pada Jumat waktu setempat. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan hembusan angin kencang mempercepat penyebaran api, memaksa otoritas berwenang mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di beberapa distrik yang terancam.
Kebakaran terbesar, yang dikenal dengan sebutan Springs Fire di wilayah Riverside County, telah menghanguskan lahan seluas 4.127 hektar. Kobaran api yang bermula sejak pukul 11 pagi ini terkonsentrasi di area utara dan timur Danau Perris. Tim pemadam kebakaran kini berfokus mengamankan permukiman di Moreno Valley, sebuah kota padat penduduk yang dihuni oleh sekitar 200.000 jiwa, guna memastikan bangunan-bangunan tidak terjilat api.
Juru bicara Cal Fire Riverside County, Alex Izaguirre, menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi kendala utama dalam penanganan awal di lapangan. Menurutnya, hembusan angin yang mencapai 50 mph membuat jangkauan sebaran asap menjadi sangat luas hingga ke kota-kota tetangga.
“Angin menyebarkan asap, sehingga memicu panggilan telepon dari warga di kota-kota tetangga yang melihat dan mencium bau asap tersebut,” ujar Alex Izaguirre.
Untuk menanggulangi skala kebakaran yang terus meluas, otoritas mengerahkan kekuatan penuh yang melibatkan dua helikopter, 36 truk pemadam kebakaran, serta sekitar 260 personel darat. Pesawat tanker pengangkut air juga terus melakukan misi pemadaman dari udara setiap kali kondisi cuaca memungkinkan. Hingga Jumat malam, tim di lapangan baru berhasil mengamankan sekitar 10% dari total area kebakaran Springs Fire.
Pemerintah Kabupaten Riverside telah bergerak cepat dengan menetapkan SMA Valley View sebagai lokasi pengungsian utama bagi warga. Selain itu, layanan perlindungan hewan juga disiagakan di San Jacinto Animal Shelter dan Moreno Valley Animal Services untuk menampung hewan peliharaan serta ternak milik warga yang terdampak evakuasi.
Di tempat lain, kebakaran kedua yang dinamakan Crown Fire juga pecah di wilayah Los Angeles, tepatnya di sekitar komunitas Acton. Meskipun skalanya lebih kecil, yakni mencakup 260 hektar, api telah memaksa sejumlah warga meninggalkan rumah mereka. Hingga Jumat sore, petugas mencatatkan kemajuan lebih baik di titik ini dengan tingkat kendali mencapai 25%.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya Springs Fire masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Badan Layanan Cuaca Nasional tetap memberlakukan peringatan angin kencang dan meminta masyarakat untuk tetap waspada mengingat suhu udara yang masih tinggi di wilayah tersebut.***









