• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ahli Ekonomi Emil Salim: Pindah Ibukota Negara Tak Perlu Dilihat Pro-Kontra Pemerintah

Romi J. by Romi J.
24 April 2021
113
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ahli ekonomi senior Indonesia, Emil Salim mengatakan pembahasan pindah ibukota negara tak perlu selalu dilihat sebagai pro-kontra pemerintah.

Menurut Emil Salim, pindah ibukota negara adalah tanggung jawab anak bangsa untuk membangun kehormatan negara dan bangsa dengan biaya triliuan Rupiah.

Di sisi lain, biaya triliuan Rupiah itu juga dibutuhkan untuk mengatasi krisis kesehatan, ekonomi, dan pendidikan yang tengah menerpa.

“Membahas “pindah Ibu Kota Negara” tak perlu selalu dilihat sebagai pro-kontra Pemerintah,” tulis Emil di akun twitternya, @emilsalim2010, Sabtu 24 April 2021.

“Tetapi = tanggung-jawab Anak Bangsa bangun kehormatan Negara & Bangsa dgn biaya trilliunan rupiah yg juga dibutuhkan atasi krisis kesehatan, ekonomi & pendidikan yg tengah menghantam bangsa,” tambah dia.

Sementara, pemerintah melalui Kementeria Keuangan sudah menyiapkan Rp1,7 triliun pada tahun ini untuk persiapan pindah ibukota negara.

Dana Rp1,7 triliun ini tersebar di beberapa kementerian dan lembaga (K/L) dan non K/L.

Untuk K/L, tercatat Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Jumlahnya sebesar Rp800 miliar.

Sementara, non K/L berada dalam skema project development fund (PDF) sebesar Rp900 miliar.

“Anggaran itu selalu ada di dalam masing-masing k/l. PUPR misalnya ada belanja yang dipakai untuk persiapan berbagai infrastruktur dasar di sana,” kata Menkeu Sri Mulyani. (bpc4)

Tags: Ahli ekonomiEmil Salimibukota baruibukota negara
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Emil Salim Pertanyakan Check-Balance Pemerintah Kini

...

Read moreDetails

Ekonom Emil Salim: Energi Terbarukan Melimpah, Mengapa Memilih Energi Mahal dan Kotor

Menteri KKP Edhy Prabowo

Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara, Emil Salim Bandingkan dengan Kades di Rohil

Pesan Ahli Ekonomi Emil Salim: Covid-19 Mengganas, Bijakkah Terapkan Pajak Sembako?

Ekonom Senior: Mungkinkah Pemerintah dan DPR Bisa Atasi COVID-19 Dengan Cepat?

Foto: Instagram/@jokowi

Tanggapi Kritik Ibukota Baru Rusak Hutan, Jokowi: Hutannya Juga Sudah Rusak

Next Post

Innalillahi, Emrizal Pakis Meninggal Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.