BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China, hal inilah yang ada didalam pikiran Dani Sari Firdaus (23) saat berbincang dengan kru Bertuahpos.com, Kamis (2/2/2017). Pria asli kelahiran Kalimantan Barat ini rela jauh-jauh ke Pekanbaru guna mencari ilmu, khususnya bercocok tanam hidroponik.
Pria yang hanya merupakan tamatan Sekolah Menengah Atas ini mengatakan ketertarikannya terhadap bercocok tanam secara hidroponiklah yang membuatnya mengambil resiko ke Pekanbaru. “Saya seperti mengambil resiko untuk kesini, karena disini saya tidak kenal siapa-siapa. Tapi karena ditempat tinggal saya tidak ada yang berhidroponik, saya memberanikan diri untuk ke Pekanbaru yang saya rasa memiliki geografis yang hampir sama dengan Kalimantan,” ujarnya.
Ketertarikan Dani akan hidroponik, telah membuatnya untuk meninggalkan Kalimantan dan sudah berada di Pekanbaru sejak tahun 2016. Di Pekanbaru, Dani belajar dan bertempat tinggal di Taman Hidroponik Jalan Lion Air Pekanbaru.
Dani menerangkan, semua biaya yang dia pakai guna ke Pekanbaru ialah dana pribadi miliknya sendiri. Bahkan Dani menjelaskan dana yang ia miliki sebenarnya tidaklah banyak. Sehingga dia tahu tidak akan mudah untuknya kembali ke Kalimantan dengan secepatnya.
Selain itu, pria yang juga merupakan tamatan pesantren ini menerangkan awal ketertarikannya akan bercocok tanam hidroponik berawal dari melihat-lihat di internet. “Awalnya saya lihat di internet mengenai hidroponik, saya langsung tertarik. Kemudian teman saya bilang di Pekanbaru ada orang yang bercocok tanam hidroponiknya bagus, kebetulan dia kenal, makanya saya berani kesini,” tutur pria yang disapa Dani ini.
Simple, merupakan salah satu alasan Dani terhipnotis akan bercocok tanam hidroponik. “Dibanding dengan bercocok tanam di media tanah secara langsung, jelas berhidroponik akan lebih mudah,” tambahnya.
Pria yang juga rajin dalam beribadah ini berharap jika nanti akan kembali lagi ke Kalimantan, akan membawa ilmu yang telah dipelajari di Pekanbaru dan mencoba dikembangkannya di kampung halamannya. “Semakin kita belajar keluar kota maka semakin luas wawasan kita. llmu kita juga akan semakin bertambah. Saya berharap pilihan saya ini nantinya akan membuahkan hasil,” tutup Dani.
Penulis: Teguh Asrin









