• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ratusan Lahan Terbakar di Rohil Jadi Bukti, Kalau Karhutla Selalu Kalah Prioritas

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kasus ratusan hektare lahan terbakar di Rohil dianggap sebagai bukti nyata kalau masalah Karhuta di Riau selalu menjadi sesuatu yang tidak diprioritaskan atau kalah prioritas. 

“Kembali terbakarnya lahan dan hutan (Karhutla) di Riau menunjukkan bahwa negara belum serius memprioritaskan problem tahunan ini sebagai agenda terdepan,” kata pakar lingkungan DR. Elviriadi. 

Dia menambahkan, saat ini masalah Karhutla terulang lagi terutama di Rohil sebanyak 1000 hektare, di Inhu juga gambut membara belum reda. Artinya, lahan kritis belum didata dan ditangani sehingga menyala dimana-mana. 

Seharusnya, menurut Elviriadi, pemerintah pusat, BRG (Badan Restorasi Gambut) dan Pemda bergerak massif revolusioner me-recovery gambut kritis. Data-data desa rawan bencana, lahan lahan kritis sebaiknya sudah tersedia (teregistrasi) di Kantor Penghulu (Kades) setempat, lalu dirancang pemulihannya.

“Dari luas gambut Riau 4.3 juta hektaer, sebanyak 70% sudah dibebani izin, 12% milik masyarakat, dan sisanya 18% menjadi lahan kritis (rusak) berupa semak belukar yang mudah terbakar. Itulah ‘bom molotov’ yang sedang mengepung Riau,” kata Ketua Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI ini. 

Sebelum terlambat ada setidaknya 3 langkah yang dapat dilakukan. Pertama, Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) seyogyanya ‘bermarkas’ dan betah tinggal di desa-desa. Lakukanlah pendekatan sosiologis agar program BRG di pahami orang kampung.

“Saya dengar Pak Nazir Foead udah merubah penetapan Desa Peduli Gambut (DPG) yang kemarin  kurang tepat sasaran, ini langkah awal,” sebutnya. 

Kedua, Bupati/Walikota memanggil seluruh Kades/Kepunghuluan untuk mendata lahan kritis rawan terbakar agar dipulihkan. Lakukanlah revegetasi, penanaman pohon, monitoring ketat. Dan langkah ketiga adalah, pemerintahan harus membuktikan Karhutla itu prioritas. Harus ada sense of crisis. 

“Selama ini BPBD kurang didukung Setker yang lain. Yang agak lucu, sudah status Siaga Darurat, tapi langkah kedaruratan tidak kelihatan. Tidak massif dan terstruktur. Dinas lain dan kepala daerah tenang tenang aja,” ujar pria yang biasa disapa Elv ini. 

Dia menjelaskan, jadinya Karhutla itu seperti orang sakit gigi, ketika sakit baru meng-aduh dan ingat obat. Dengan pendekatan “sakit gigi” semacam itu, saya kira potensi asap dan kebakaran masih sangat besar di Sumatera dan Kalimantan. Bahkan bisa terulang seperti tahun-tahun asap 1998-2015 yang lalu.

“Doktrin dan perintah “padamkan api” tapi menutup mata terhadap aktor intelektual sumber api itu menyesatkan, terutama bagi pribumi melayu yang selalu dikambinghitamkan,” sambungnya. (bpc3)

Tags: Berita Rokan Hilir
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Update Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot di Riau 12 September 2026
Lingkungan

Update Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot di Riau 12 September 2026

...

Read moreDetails
Evakuasi 4 Nelayan di Perairan Pulau Halang, Tim SAR Turun Tangan

Evakuasi 4 Nelayan di Perairan Pulau Halang, Tim SAR Turun Tangan

Razia Aksi Balap Liar di Jalan Lintas Riau-Sumut, Polisi Amankan Lima Motor

Razia Aksi Balap Liar di Jalan Lintas Riau-Sumut, Polisi Amankan Lima Motor

APBD Rokan Hilir 2025 Defisit Rp90 Miliar

APBD Rokan Hilir 2025 Defisit Rp90 Miliar

Miris, Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Rohil Cuma Dijamin dengan Kertas Bon

Miris, Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Rohil Cuma Dijamin dengan Kertas Bon

Ibu rumah tangga diseret buaya

Seorang Pemancing di Rohil Hilang Setelah Diterkam Buaya

Next Post

Weekend di Bioskop? Ini Dia 5 Film Rekomendasi Tayang di Bioskop Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.