• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mengiming-imingi Anak tak Selalu Baik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, Iming-iming atau menjanjikan sesuatu agar anak mendapat nilai baik dalam pelajaran, ternyata ada dampak negatifnya.

Psikolog anak dan keluarga, Sani B Hermawan, Psi, mengungkapkan iming-iming tidak akan menumbuhkan kesadaran anak untuk berprestasi secara akademik.

“Iming-iming tidak sehat untuk anak. Tidak akan menumbuhkan kesadaran anak. Lebih baik, anak tidak diberi iming-iming dari awal,” ujar Sani.

Menurut Sani, ketimbang iming-iming, lebih baik orang tua memberlakukan semacam target pada anak yang tidak bersifat memaksa. “Misalkan, anak mendapatkan nilai 7. Kita gali, diskusi, tanya mengapa dapat nilai 7,  nanti kita bicarakan ke anak, bisa enggak, di ujian berikutnya dapat nilai 8. Jadi, pelan-pelan,” kata Sani.

Kemudian, lanjut dia, jika prestasi akademik anak belum sesuai harapan orang tua, sebaiknya dicari akar permasalah.

“Jangan dimarahi, dihina, diejek, diberi label tidak mampu. Cari solusinya. Apakah memang dia tidak mengerti, apakah tidak teliti, atau kemampuanya di satu pelajaran tertentu memang kurang,” ungkap Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani itu.

Di samping itu, Sani juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai suri tauladan bagi anak. “Orang tua harusnya menjadi role model. Misalnya ibunya tidak bekerja, bisa mencotohkan dengan rajin membaca koran di depan anaknya. Nanti anaknya melihat, orang tuanya membaca, lalu mengikutinya,” pungkas dia.(REPUBLIKA)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi
Regional

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

...

Read moreDetails
4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Next Post

Indeks Tendensi Konsumen di Riau Meningkat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.