• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kopi Termahal Ini Pernah Diharamkan MUI

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kopi Luwak haram. Itu fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kalangan penggemar kopi pun tersentak. Halal atau haramkah mengkonsumsi kopi Luwak?

Kopi minuman paling populer di dunia. Itu karena satu dari tiga orang di jagat ini meminumnya. Rasanya kurang afdol bertamu tidak disuguhi secangkir kopi. Dan kongkow-kongkow juga terasa kurang gayeng jika tidak sambil menyeruput kopi. Itu alasan banyaknya merk serta varian kopi yang beredar luas di pasaran.

Namun kenikmatan meneguk kopi itu sempat terganggu. Penggemar kopi, terutama yang beragama Islam diliputi keraguan saat meminumnya. Itu akibat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang pernah menyatakan Kopi Luwak haram. Mereka khawatir kopi yang diminumnya juga sama dengan yang difatwakan.

Alhamdulillah, fatwa itu mendapat penjelasan yang lebih rinci. Kopi yang berasal dari dubur Luwak (musang) itu haram kalau langsung dikonsumsi tanpa dicuci terlebih dulu. Tapi jikalau melalui proses pembersihan, maka halal hukumnya. Itu berdasar ayat yang menyatakan segala yang keluar dari dubur adalah haram.

Kopi Luwak adalah kopi istimewa. Memang kopi ini agak jarang beredar. Selain terbilang langka, harganya pun selangit. Kopi yang berasal dari Luwak jinak saja dipatok Rp 1 juta per kilogram. Sedang untuk kopi hasil Luwak liar harga per kilogram mencapai Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Wow !.

Minum kopi sudah mentradisi. Itu berlangsung sejak berabad-abad lalu. Minum kopi bagian dari keseharian, terutama di pedesaan. Hampir tiap pojok desa selalu berdiri warung kopi. Di warung-warung seperti ini jika malam menjelang, warga desa berkumpul. Dengan secangkir kopi mereka ngobrol berjam-jam, asyik bergurau dan bicara banyak hal.

Kebiasaan itu menjadikan minum kopi menjadi tradisi. Tidak hanya sekadar kebiasaan, tetapi juga karena banyak yang sudah kecanduan. Yang sudah terbiasa mengkonsumsinya tidak bisa meninggalkan. Mereka mengeluh sakit kepala jika sehari saja tidak minum kopi.

Di perkebunan kopi rakyat di Jawa, tanaman keras yang berdaun rimbun ini berubah hutan mini jika tanaman kopi sudah menginjak dewasa. Buahnya bergerombol hijau pekat berubah kuning, merah menyala dan kecoklatan kalau sudah tua. Saat petik kopi tiba, bukan hanya petani yang memanen. Musang liar yang dalam bahasa Jawa disebut Luwak sudah terlebih dulu mencicipi.

Binatang itu memakan kulit buah kopi yang rasanya manis. Namun karena buah kopi itu kecil, maka banyak buahnya yang tertelan dan kelak keluar bersama kotorannya. Kopi dari dubur Luwak itu menjadi minuman lezat yang mahal harganya. Kopi Luwak merupakan satu-satunya kopi termahal di dunia.

Kopi Luwak sulit untuk dibudidayakan secara massal. Malah kata Indrajit, Kepala Bagian Pemasaran Perkebunan Dinas Perkebunan Jawa Barat, produksi kopi Luwak yang ada di Jawa Barat hanya sekitar 15-20 kilogram. Itu dihasilkan dari lahan seluas sekitar 3.000 hektare. Maka kendati harganya sangat mahal dan permintaan terhadap kopi Luwak ini tinggi, sampai sekarang tetap saja pasokan untuk itu tak bisa dipenuhi. (jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Suku Melayu Tiga Koto Sibelimbing, Tanah Ulayat 'Dirampas' dan Ditanami Akasia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.