BERTUAHPOS.COM — IKATANI, identitas baru Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Riau, resmi dilantik dalam pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2030 di Gedung Integrated Classroom Universitas Riau, Senin, 11 Mei 2026. Branding baru ini mengusung tiga nilai strategis yaitu berjejaring, bertumbuh, dan berdampak bagi kemajuan almamater serta pembangunan Provinsi Riau.
Ketua IKA Faperta Unri, Aang Ananda Suherman, menjelaskan nama IKATANI dirancang sebagai wadah yang lebih mudah diingat untuk mengonsolidasikan potensi alumni yang kini tersebar luas di berbagai sektor. Identitas visual IKATANI memadukan warna hijau, kuning, dan biru laut yang merepresentasikan semangat agraris di bawah naungan Provinsi Riau dan Universitas Riau.
“Ke depan, kita ingin semakin berjejaring lebih erat, bertumbuh lebih kuat dan berdampak bagi masyarakat,” kata Aang.
Melalui platform digital ikatani.id, organisasi ini berkomitmen membangun pusat data interaktif bernama Alumnipedia untuk memetakan sebaran profesi alumni. Sistem itu dirancang agar koordinasi dan sinergi lintas sektor antara para alumni dapat berjalan lebih efektif dan terukur.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau, Dr. Ahmad Rifai, menyatakan bangga atas transformasi yang dilakukan pengurus baru dan menilai peluncuran IKATANI sebagai langkah signifikan. Ia berharap organisasi ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi kekuatan nyata yang mendorong pengembangan alumni dan penguatan eksistensi fakultas.
“Semoga IKATANI tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi kekuatan baru yang mampu melakukan sinergi nyata untuk pengembangan alumni dan penguatan eksistensi fakultas dalam mendukung pembangunan di tingkat regional maupun nasional,” jelas Ahmad Rifai.
Ketua Umum IKA Unri, Wan Muhammad Hasyim, turut memberikan dukungan penuh dan menegaskan bahwa IKA Faperta Unri melalui semangat IKATANI adalah bagian dari kekuatan besar untuk membangun bangsa. Ia juga memaparkan sejumlah program strategis IKA Unri yang siap disinergikan, mulai dari beasiswa mahasiswa berprestasi, pembangunan Rumah Alumni, hingga pengelolaan fasilitas universitas secara profesional.
“Mari kita besarkan almamater, dengan begitu, manfaat IKA Unri ini akan banyak dirasakan oleh masyarakat,” terang Wan Muhammad Hasyim yang akrab disapa Suhu Wan.
Ia juga mendorong para alumni pertanian untuk mengedepankan pola pikir kewirausahaan dan fokus pada tindakan konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pendekatan itu dinilai penting agar kontribusi alumni tidak hanya terasa di lingkup internal organisasi, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat luas.
Pengukuhan ini menjadi titik awal IKATANI mengimplementasikan program kerja inovatif dengan dukungan penuh dari dekanat dan organisasi alumni universitas. Semangat kolaborasi yang dibangun diharapkan melahirkan ekosistem pertanian yang lebih kuat dan memastikan setiap langkah alumni memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi kemajuan almamater dan Provinsi Riau. []









