Hati-hati Bilang ‘Jangan’ ke Anak

Kamis, 07 Agustus 2014 17:25

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Bagi orang tua, tumbuh kembang anak-anak menjadi prioritas utamanya. Apalagi jika menyangkut persoalan tumbuh kembang meraka. Salah satu hal yang mempengaruhi pertumbuhan anak adalah ucapan orang tua mereka.

Maka orang tua perlu perhatikan kata- kata yang diucapkan kepada anak.‬ Seperti dikatakan Psikologi  Ruslinda Desiana S.Psi MA kepada bertuahpos.com.

“Alam bawah sadar anak tidak merespon dengan cepat kata ‘jangan’. Alam bawah sadar berpikir dengan gambar,” jelasnya Kamis(07/08/2014)‬

‪Ditambahkan Ruslinda, selain itu yang didengar anak adalah kata terakhir. Sehingga jika kita katakan “jangan berlari” maka yg ia dengar adalah “berlari”. Oleh karena itu biasanya gerak refleknya adalah berlari.‬

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang, Bonita Buat 7 Warga Memanjat Pohon Ketakutan

‪Untuk contoh lakukan kalimat berikut: “Jangan Anda bayangkan jeruk nipis,jangan Anda bayangkan jeruk nipis itu dibelah. Jangan bayangkan Anda mencicipinya”. Bagaimana reaksi Anda? Bisakah Anda tidak membayangkannya? Jawabanya tentu tidak.‬

‪Oleh karena itu mari kita gunakan pendekatan preventif. Carilah padanan positifnya, misal kata jangan lari diganti dengan jalan pelan- pelan, berhenti, stop, kata jangan malas diganti anak rajin ayo dilanjutkan buat pr nya, kata jangan nakal diganti anak baik dan patuh, dan sebagainya.‬

‪Ditambahkan Ruslinda dengan mengatakan hal-hal positif seperti itu yang ditangkap alam bawah sadar anak adalah rajin, baik, patuh, sehingga ia akan menjadi seperti yg kita harapkan,” jelasnya. (yogi)‬