Cerita Ardistia Dwiasri, Desainer yang Akan Perkenalkan Tenun di New York

Rabu, 15 Mei 2013 10:47

BERTUAHPOS, Jakarta – Bekerja berdasarkan passion pastinya akan lebih menyenangkan karena berani mengikuti kata hati dan keinginan sendiri. Hal inilah yang terjadi dalam hidup seorang Ardistia Dwiasri. Wanita yang lebih dikenal dengan label ‘Ardistia New York’ itu, telah berhasil membanggakan Indonesia lewat karyanya yang sudah masuk ranah internasional.

Kini, Ardistia akan kembali mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Ia akan memperkenalkan kain tenun yang telah diolah menjadi busana siap pakai di New York, lewat forum fashion tertua di AS, Fashion Group International (FGI).

“Koleksi kita selama ini sudah dikenal dan dipasarkan di luar negeri. Memang koleksi kali ini pakai tenun, tapi pieces ini memang yang mereka sudah biasa pakai. Jadi kita tetap mengikuti lifestyle yang mereka butuhkan. Mereka butuh yang praktis yang dipakai langsung bisa terlihat stylish, modern dan bisa dipakai di season-season berikutnya. Warnanya pun netral dan klasik timeless jadi mereka bisa pakai terus,” tutur Ardistia menceritakan konsep rancangan yang akan ditampilkan 15 dan 18 April 2013 mendatang di New York.

Wanita yang akrab disapa Disti itu membangun karirnya di dunia fashion di New York setelah mendapatkan gelar magister di bidang teknik dari Northeastern University, Boston, AS. Dia melanjutkan pendidikannya di Parsons School of Design, New York, dua bulan setelah kelulusannya sebagai seorang magister.

Baca: Dibanding 2017, Tahun Ini Lebih Banyak Pasutri di Pekanbaru Minta Cerai

“Saya dari kecil memang suka gambar dan yang berhubungan dengan art dan musik. Jadi waktu itu saya deket-deket mau lulus S-2, saya ketemu teman yang kebetulan mau sekolah di Parson New York. Aku ikut daftar, terus mereka minta portfolio satu, tapi aku bikin lima supaya chances lebih besar. Jadi di tahun yang sama aku lulus Maret 2002 terus sekitar bulan Mei lolos interview, terus Juni – Juli aku keterima. Dan September langsung pindah ke New York ambil sekolah fashion. Dari situ mulailah semua, internship, building connection dan lainnya,” kenang wanita kelahiran 1979 itu saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Jl. Tirtayasa, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Setelah menyelesaikan pendidikan fashion, Ardistia sempat magang di beberapa rumah mode dunia, seperti Tommy Hilfiger, GAP dan Diane Von Furstenberg. Dari situlah, ia mengumpulkan pengalaman sampai akhirnya membuat label ready to wear miliknya yang dimulai dan berkembang di New York.

Label ‘Ardistia New York’ kini telah merambah beberapa kota di Amerika, seperti Atlanta dan Boston. Koleksinya juga mulai masuk di Kanada, beberapa negara Timur Tengah dan di Asia, seperti Jepang dan Korea. Untuk di Indonesia sendiri, wanita yang akrab disapa Disti itu belum memiliki store khusus. Namun pelanggan tetap bisa menemukan koleksinya di beberapa concept store, seperti Muse di Plaza Indonesia dan Plaza Senayan. Ada juga di Tomodachi, Darmawangsa, dan Galleries Lafayette yang akan hadir di Pacific Place.

Bagi wanita kelahiran Jakarta ini, pendidikannya di bidang teknik bukanlah hal yang sia-sia, walaupun ia tengah mendalami industri fashion. Ardistia mengaku masih banyak pendidikan yang ingin dipelajari di luar fashion, seperti manajemen dan kewirausahaan.

“Aku nggak merasa semua percuma udah sampai S-2 teknik. Namanya ilmu ya beruntung masih ada kesempatan bisa nimba ilmu. Lagipula ilmu tidak ada habisnya. Aku sekarang hidup di dunia mimpi, maksudnya inilah dunia yang benar-benar aku cintai aku merasa sangat beruntung punya kesempatan melakukan ini,” tutupnya. (wolipop.detik.com)