• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Beda Penyuntikan Vaksin Sinovac dan Astrazaneca, Ini Kata Kadiskes Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 Mei 2021
vaksinasi pedagang

Vaksin Sinovac.

114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemprov Riau telah menerima vaksin sebanyak 639.580 dosis yang terdiri dari Sinovac dan Astrazeneca, dan vaksin tersebut telah didistribusikan ke kabupaten/kota di Riau sesuai dengan peruntukan penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan penyuntikan vaksin Gotong Royong tetap sama dengan vaksin Sinovac, yakni dua kali penyuntikan dosis. 

Namun ada perbedaan pada rentang waktu penyuntikan vaksin untuk tahap kedua. Jika vaksin Sinovac dilakukan 2 kali penyuntikan dengan rentang waktu 14 hari setelah vaksinasi pertama, sedangkan Astrazaneca dilakukan pada rentang waktu 21-28 hari setelah vaksinasi pertama.

“Untuk penyuntikan dosis vaksin Gotong Royong sama dengan Sinovac, yaitu sama dua kali penyuntikan dosis. Hanya saja vaksin Gotong Royong jarak penyuntikan dosis keduanya berkisar antara 21 sampai dengan 28 hari setelah penyuntikan dosis pertama,” ungkap Mimi, Jumat, 21 Mei 2021.

Dijelaskan Mimi, dari 639.580 dosis vaksin yang telah didistribusikan ke Riau terdiri dari vaksin Sinovac dan 2.800 dosis vaksin Astrazeneca. Vaksin Astrazaneca, dijelaskannya, masih dikhususkan untuk TNI sedangkan untuk kabupaten/kota sampai saat ini masih Sinovac.

Dia menambahkan, dengan telah diserahkannya vaksin ke kabupaten/kota di Riau, maka berikutnya tanggung jawab daerah untuk melaksanakan vaksinasi bagi masyarakatnya. Di mana untuk tahap kedua ini bagi petugas publik. Dan masyarakat yang sesuai dengan sasaran penerima vaksin bisa langsung ke Puskesmas, tanpa harus ada vaksinasi massal. (bpc2)

Tags: astrazanecaCoronasinovacvaksin
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka
Kesehatan

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

...

Read moreDetails

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemilogi Himbau Masyarakat Untuk Lengkapi Vaksin Dan Trus Lakukan Prokes

Dinkes Pekanbaru: Vaksin Meningitis tidak Tersedia di Puskesmas 

Panik, Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis pun Langka

vaksin pmk riau

Antisipasi Penyebaran PMK, Riau Akan Terima 4.200 Dosis Vaksin

vaksinasi PMK

Vaksinasi PMK Sudah Dimulai di Indonesia

Next Post

Turun Lagi, Rating Facebook di Play Store Kini 2,3

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.