• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Artists–Art Fair Pekanbaru Hadirkan Revolusi Pasar Seni Berbasis Seniman

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Juni 2026
Artists–Art Fair Pekanbaru Hadirkan Revolusi Pasar Seni Berbasis Seniman

Artists–Art Fair Pekanbaru di ruang pameran khusus Museum Sang Nila Utama, Jalan Jenderal Sudirman | Foto: Bertuahpos / Melba.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Beragam karya seni rupa dipajang di ruang pameran khusus Museum Sang Nila Utama, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Ratusan karya seni rupa sudah siap dipamerkan dalam ajang Artists–Art Fair Pekanbaru. Pergelaran ini mulai dibuka pada Sabtu, 27 Juni hingga 30 Juni 2026.

Artists–Art Fair Pekanbaru menjadi unik karena menolak dominasi galeri, mendobrak pakem konvensional dan menempatkan seniman langsung berhadapan dengan publik di bilik pameran mereka sendiri, dengan menghadirkan 24 seniman yang memamerkan 129 karya dalam 11 bilik.

Melalui format baru yang mengusung pendekatan individual, perhelatan ini berupaya membuktikan bahwa seniman mampu menjadi kekuatan utama dalam ekosistem seni rupa kontemporer.

Fachrozi Amri, perumus konsep art fair ini, menjelaskan bahwa gagasan tersebut lahir dari riset panjang yang bermula dari obrolan di kedai kopi. “Kami coba menerobos cara baru dengan membuat formula di mana para pemilik gagasan punya peran penting terhadap karya mereka sendiri,” ujarnya.

Dua format utama yang diusung adalah artist individual good dan solo individu yang diyakini belum memiliki padanan dalam lanskap pameran seni di Indonesia.

Riset itu kemudian diajukan ke program Dana Indonesiana yang bekerja sama dengan LPDP. Usulan tersebut diterima, membuka jalan bagi uji coba format art fair berbasis seniman pertama di Pulau Sumatera.

“Kami sadar ini adalah uji coba dengan format yang kami klaim sendiri,” kata Amri. Namun, dia menambahkan, jika kelak ada riset lanjutan terhadap metodologi ini, evaluasi akan dilakukan secara terbuka.

Secara historis, Pekanbaru dinilai memiliki akar yang kuat sebagai kota bandar yang sarat transaksi dan menjadi persinggahan para pedagang. Jejak sejarah panjang itu dianggap sebagai peluang ideal untuk menumbuhkan kembali denyut pasar seni di kawasan tersebut.

“Senimannya banyak, tapi tempat untuk memasarkan karya sangat kurang,” kata Ade, selaku Artistic Director dalam Artists–Art Fair Pekanbaru.

Dia menjelaskan bahwa pameran ini berusaha menyetarakan posisi semua partisipan tanpa mengelompokkan berdasarkan usia. Peserta termuda bahkan baru berusia 9 tahun bernama Yuki — menampilkan karya seni rupa yang terinspirasi dari “bunga tidurnya”, dituangkan dalam imajinasi yang rumit. Namun, di ajang ini, Yuki bahkan tidak dilabeli sebagai seniman anak. Posisinya disetarakan dengan seniman lain.

Setiap seniman mengajukan proposal dan mengkurasi bilik terhadap karya mereka secara mandiri. Mereka merancang tata letak serta memilih karya yang menjadi fokus utama sesuai kebutuhan presentasi masing-masing.

Teknik yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari kanvas, kain, media campuran, hingga instalasi interaktif. Pengunjung tidak hanya melihat karya, tetapi juga bisa berdialog langsung dengan seniman, sehingga pesan dari karya bisa langsung tersampaikan.

Pintu masuk pameran dirancang untuk mempertemukan pembeli potensial dengan seniman secara langsung. “Yang akan membuka acara adalah kolektor yang akan membeli karya,” ujar Ade.

Tiket pameran dijual secara daring melalui platform penyedia tiket artatix.co.id seharga Rp35.000. Panitia tidak menyediakan pembelian tiket secara luring, dan hingga satu pekan menjelang acara, angka penjualan terus meningkat.

Partisipasi seniman tidak terbatas pada Pekanbaru saja. Beberapa di antaranya datang dari Jambi dan Yogyakarta, untuk membangun jejaring yang lebih luas lintas daerah.

Inisiatif “Bertemu Seniman di Bilik” menjadi inti dari pengalaman pameran ini. Pengunjung diajak memahami gagasan, narasi, serta proses kreatif yang melatarbelakangi setiap karya secara personal dan terbuka.

Dengan demikian, Artists-Art Fair Pekanbaru lebih dari sekadar transaksi, ia berfungsi sebagai platform kolaborasi dan pertukaran budaya. Para pelaku ekosistem seni rupa dipertemukan untuk membangun koneksi baru dan memperkuat keterlibatan publik terhadap seni kontemporer.

Artists–Art Fair Pekanbaru mencoba menegaskan kembali posisi seniman sebagai kekuatan utama lanskap kebudayaan. Langkah ini diyakini mampu menjembatani praktik artistik dengan kehidupan masyarakat secara lebih inklusif.

Fachrozi menegaskan bahwa format ini belum pernah terjadi di Asia dalam skala yang lebih besar. “Kalau sekarang memang masih individual artisnya, tapi ke depan kami melihat peluang yang lebih luas,” ucapnya.

Model alternatif yang ditawarkan Pekanbaru ini dapat menjadi pisau bedah untuk menguji apakah metodologi serupa bisa berhasil di panggung seni rupa Asia Tenggara. Bila terbukti efektif, bukan tidak mungkin art fair berbasis seniman akan menjadi arus baru dalam industri seni global.

 

Tags: Art Fair PekanbaruArtistsKarya Senilifestyle
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Kombinasi
Lifestyle

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Kombinasi

...

Read moreDetails
Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Berkomedo

Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Berkomedo

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Rekomendasi Moisturizer Wardah untuk Mengatasi Kerutan di Wajah

Rekomendasi Moisturizer Wardah untuk Mengatasi Kerutan di Wajah

Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Rekomendasi 4 Serum Hanasui untuk Mengatasi Flek Hitam di Wajah, Kulit Sehat dan Cerah

Rekomendasi 4 Serum Hanasui untuk Mengatasi Flek Hitam di Wajah, Kulit Sehat dan Cerah

Next Post
RSUD Arifin Achmad Catat 229 Ribu Kunjungan Sepanjang 2025, Ini Kata Plt Gubri

RSUD Arifin Achmad Catat 229 Ribu Kunjungan Sepanjang 2025, Ini Kata Plt Gubri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.