Kalau Tidak Mahal, Sebaiknya Pabrik Rokok Ditutup

Selasa, 17 Juni 2014 11:10

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Meski belum begitu mempengaruhi omzet penjualan rokok, para pedagang mengusulkan sebaiknya pabrik rokok ditutup saja ketimbang memasang gambar-gambar seram. Selain usulan pabrik rokok ditutup, ada juga usulan harga rokok dibuat selangit sehingga orang yang hendak memberi harus berpikir 7 kali.

“Saya sih ga ada masalah. Mau pasang gambar apapun. Memang turun tetapi belum terasa. Tapi kenapa pabriknya saja ditutup. Selesai masalahnya, paling karyawannya yang dipikirkan saja,” ketus Dodo pegadang gerobak jalan Soebrantas kepada BertuahPos.com

Hal yang sama juga dikemukakan warga yang menginginkan pabrik rokok dihentikan saja demi kebaikan masyarakat lebih luas. “Tutup saja, berhenti masalahnya. Kalau ga mau, buat harga rokoknya mahal. Jadi orang pasti mikir kalau mau belinya,” sebut yos.

Uniang pedagang rokok di Jalan Delima mengatakan sejauh ini belum ada penurunan omzet penjualan rokok secara signifikan. “Masih biasa-biasa saja penjualan saya, ya memang ada dari pemerintah akan ada gambar menyeramkan di bungkus rokok,tapi orang beli seperti itu juga, dan tidak terpengaruh kayaknya, bagusnya kalau biar tidak ada orang merokok ditutup aja pabriknya,”jelasnya.

Baca: Catatan Sejarah 29 Desember: Baku Tembak TNI-GAM, Wartawan RCTI Ersa Siregar Tewas

Adanya penurunan omzet penjualan rokok belum diketahui secara pasti apakah signifikan atau hanya beberapa persen saja. Sementara beberapa distributor atau perwakilan seperti Soemporna di Jalan Arifin Achmad yang dikonfirmasi BertuahPos.com belum bersedia.(Yogi)