“Membedah” Penyakit Thalassaemia,Seumur Hidup Tambah Darah

Senin, 07 Desember 2015 17:07
“Membedah” Penyakit Thalassaemia,Seumur Hidup Tambah Darah
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sebagian orang mungkin sudah kenal atau tidak mengetahui tentang penyakit Thalassaemia. Nah bagi anda yang belum mengetahui apa Thalassaemia ini, redaksi bertuahpos.com akan mengupas sekilas mengenai penyakit tersebut.

Sebagaimana diketahui, penyakit Thalassaemia ini merupakan penyakit menurun yang ditandai dengan gangguan dan ketidakmampuan memproduksi eritrosit dan hemoglobin. Gejala penyakitnya bervariasi, dapat berupa anemia, pembesaran limpa dan hati atau pembentukan tulang muak yang abnormal.

Advertisement
Â
Menutur keterangan dr Elmi Lidar SpA, selaku penanggungjawab Yayasan Thalassaemia Pekanbaru membenarkan bahwa jika penyakit ini bisa turunkan kepada penerusnya.
Â

“Thalassaemia ini merupakan penyakit kelainan bawaan yang diturunkan dari orang tua yang kelihatannya sehat-sehat saja. Kalau ada dua orang tua yang membawa sifat Thalassaemia menikah tanpa pemeriksaan darah, maka akan lahir anak Thalassaemia,” katanya kepada bertuahpos.com.
Â

Menurut penjelasam Elmi, para penderita Thalassaemia ini merupakan penyakit kelainan darah yang seumur hidupnya akan terus melakukan penambah darah. Bahkan, jika sampai menderita Thalassaemia berat, dirinya akan melakukan penambahan darah setiap bulannya.

“Kalau berat bisa dilakukan setiap bulan. Jadi mereka setiap bulan langganan, 3 sampai 4 kantong yang akan dijalani mereka seumur hidup,” jelasnya.

Baca: Investor, Manakah yang Lebih Baik?

Untuk di Pekanbaru sendiri, penderita Thalassaemia di Pekanbaru yang terdaftar di yayasan Thalassaemian Pekanbaru sebanyak 70 orang. Maka dari itu, untuk mengantisipasi berkembangnya penyakit tersebut, pihak yayasan Thalassaemia ini akan melakukan sosialisasi kepada mereka yang belum menikah.

“Sasaran kita untuk melakukan sosialisasi ini adalah kepada mereka siswa atau mahasiswa,” lanjutnya.

Namun, bagi mereka sudah menikah dan sudah mempunyai anak, dirinya menyarankan untuk tidak mempunyai anak lagi. Karena untuk keturunan berikutnya akan berkemungkinan terjadi hal yang sama.

“Setiap orang memang setelah menikah ingin punya anak. Tapi jika sudah punya anak pasti susah, perlu pemeriksaan dan pemeriksaannya cukup mahal. Dan jika mempunyai anak lagi, maka selanjutnya akan terkena hal yang sama,” kata Elmi

Untuk menghindari keturunannya mendapat penyakit Thalassaemia, mereka haruslah menikah dengan orang normal atau tidak mengidap Thalassaemia. Selain itu, jika mereka punya memiliki pasangan ternyata mengidap thalassaemia, dirinya menganjurkan agar pasangan tersebut tidak menikah.

“Kalaupun mereka menikah mereka harus tidak punya anak, kalau mereka siap dengan resiko yang ada ya mau gimana lagi, terkadang hidup harus memilih, kita tidak bisa memaksa,” sarannya. (Iqbal)

Â

Berita Terkini

Minggu, 25 Oktober 2020 17:08

Kalah di El Clasico, Ronald Koeman Serang Wasit

#ELCLASICO

Minggu, 25 Oktober 2020 15:01

Sejarah Tanah Jantan, Kepulauan Meranti

#MERANTI

Minggu, 25 Oktober 2020 13:29

Prabowo Jumpai Menhan Turki Bahas 4 Topik Penting

#prabowo

Minggu, 25 Oktober 2020 10:01

Kaum Muslimin, Janganlah Terpedaya Harta Kekayaan

#ISLAMPEDIA

Minggu, 25 Oktober 2020 09:31

Silahkan, Nikmati Surga Telaga di Gunung Talamau Sumbar

#gunungtalamau #sumbar

Minggu, 25 Oktober 2020 09:04

Wijatmoko Kembali Pimpin Apindo Riau 5 Tahun Kedepan

#apindoriau #ketuaapindoriau

Minggu, 25 Oktober 2020 09:03

Ini Tips Hijab yang Stylish, Tapi Simpel

LIFESTYLE

Minggu, 25 Oktober 2020 07:31

Inilah Sederet Bisnis Suami Nikita Willy

#bluebird #indrapriawan #nikitawilly