• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Takabur Hanya Akan Membawa Pada Kejatuhan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Februari 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Takabur adalah menganggap rendah orang lain, merasa lebih dibandingkan dengan orang lain. Biasanya di pengaruhi oleh keturunan, kekayaan, kedudukan, kecantikan, ketampanan, kepandaian, dan sebagainya. Dalam arti kata sama dengan kesombongan, keangkuhan, membanggakan diri sendiri. Takabur merupakan sebagian dari sifat tercela (madzmunah).

Takabur juga sering didefinisikan dengan rasa kagum terhadap diri, sikap suka membangga-banggakan, membesar-besarkan, dan membusungkan dada. Lantaran kagum pada potensi dirinya, akibatnya membuahkan sikap arogan, pongah, sombong, dan angkuh terhadap orang lain. Hanya dialah pemilik superioritas dan tak ada seorang pun yang bisa menandinginya.

Merasa hebat, kuat dan lupa tempat berdiri juga bisa roboh. Bahkan orang-orang takabur tak lagi bisa menilai dan melihat ke dalam dirinya sendiri, tentang kekurangan dan kebodohannya. Takabur juga memicu sifat lainnya, tamak dan tak hendak keluar dari kenyataan yang membuat dia ingin selalu di atas, dipuja dan disanjung. Takabur juga meremehkan orang lain dan menghilangkan etika dan tatakrama.

Take and give tak masuk dalam kamus kehidupan orang-orang takabur. Dia bebal terhadap inovasi, saran, dan kritik orang lain. Takabur tidak hanya berbahaya terhadap orang lain tetapi juga terhadap dirinya sendiri. Dia hanya tahu kelemahan orang lain, sedang boroknya sendiri tak ia sadari. Dia menutup mata rapat-rapat akan kemajuan orang lain.

Maka petaka bagi sebuah bangsa, sebuah negeri, yang pemimpinnya dihinggapi penyakit takabur karena tak akan ada ahli ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga ia terus berkubang dalam status quo-nya. Karena si takabur berkeinginan memperoleh puja-puji dan akan terus mempertahankan posisinya tersebut dengan cara apa pun jua dan lupa, sesungguhnya ia menuju ambang degradasi. Posisinya justru makin terpuruk.

Jalaludin Rumi, sufi besar Persia abad ke-13 berucap, “Sebuah pohon yang sarat buah-buahan, cabang-cabangnya merunduk ke bumi. Tetapi kemudian pohon itu mengangkat kepalanya ke langit, dapatkah kita berharap memetik dan menikmati buahnya?”

Ini menggambarkan, seorang pemimpin yang kaya raya pun, jika dia takabur, sombong dan angkuh, rakyat tiada kan mendapat apa-apa dari mereka, kecuali kesusahan dan kesengsaraan. Bahkan pemimpin seperti ini akan rela melakukan apa saja, meski menyengsarakan rakyat, demi keutuhan singgaasananya.

Dalam surat Al-Nahl [16]:23) dikatakan, Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. Juga dalam surat Al-Isra’([17]:37) yang menyatakan, ‘Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.’

Kenapa tidak belajar dari bumi, yang meski berjibun makhuk mengeruk berbagai karunia darinya namun ia tetap berada di bawah? Manusia kerap lupa kalau dia suatu saat juga akan jatuh, setinggi apapun berada. 

Manusia kerap lupa bahwa sebuah dinasti pun bisa runtuh dan sejarah telah membuktikan itu, sejak dulu kala, hingga zaman globalisasi ini. Betapa banyak pemimpin berakhir di penderitaan, dalam penjara dan terusir dari negeranya sendiri, karena takabur dan sombongnya.

Takabur, mengapa dilakukan, jika pada akhirnya akan menjauhkan dan menjatuhkan juga? ***(Luzi Diamanda)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Kisruh di Pemerintahan Kuansing, DPRD Riau Minta Pihak Terkait Lakukan Islah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.