• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Krisis Ekonomi dan Kecurangan Sosial

Reni by Reni
1 Agustus 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

Pendahuluan

Kisah Nabi Syu’aib ‘alaihissalam mengandung pelajaran besar tentang etika ekonomi dan keadilan sosial. Beliau diutus kepada kaum Madyan, bangsa yang kaya namun korup, mempraktikkan penipuan dalam timbangan, monopoli, dan pemerasan ekonomi. Perilaku ini memicu kehancuran, menunjukkan bahwa kemakmuran tanpa integritas adalah bencana.

Allah berfirman:

“Dan kepada Madyan (Kami utus) saudara mereka Syu’aib. Ia berkata: ‘Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan. Sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan makmur dan aku khawatir kamu akan ditimpa azab pada hari yang meliputi.’” (QS. Hud: 84)

Latar Belakang Kaum Madyan

Tinggal di wilayah strategis jalur perdagangan antara Hijaz dan Syam. Kaya dari perdagangan, tetapi tidak jujur. Menyembah selain Allah, mencampur kekayaan dengan kezaliman ekonomi.

Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-hak mereka dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan.” (QS. Asy-Syu’ara: 183)

Dakwah Nabi Syu’aib

Beliau menyeru dengan dua pesan utama:

  • Tauhid → ibadah hanya kepada Allah.
  • Keadilan Ekonomi → larangan kecurangan dalam takaran dan timbangan.

“Penuhilah takaran dan timbangan dengan adil, janganlah kamu merugikan manusia pada hak-hak mereka.” (QS. Al-A’raf: 85)

Hikmahnya ekonomi dan spiritualitas tidak bisa dipisahkan.

Bentuk Penyimpangan Ekonomi

  • Mengurangi takaran/timbangan → praktik kecurangan (QS. Al-Muthaffifin: 1-3).
  • Memanipulasi harga.
  • Memeras pedagang lemah.
  • Merusak sistem perdagangan dengan riba dan penipuan.

Reaksi Kaum Madyan

Mereka menolak dengan sombong:

“Wahai Syu’aib! Apakah salatmu yang menyuruh kami meninggalkan apa yang disembah nenek moyang kami, atau melarang kami memperlakukan harta kami menurut kemauan kami?” (QS. Hud: 87)

Ini adalah paham liberalisme ekstrem:

  • “Agama tidak boleh mengatur ekonomi.”
  • Pandangan ini sama dengan ide modern: “Urusan bisnis bukan urusan Tuhan.”

Ancaman Azab

Syu’aib memperingatkan:

“Sisa (keuntungan) dari Allah lebih baik bagimu jika kamu beriman.” (QS. Hud: 86)

Tetapi mereka mengejek:

“Sungguh kamu orang yang lemah, kalau bukan karena keluargamu, pasti kami rajam kamu.” (QS. Hud: 91)

Turunnya Azab

Kaum Madyan dibinasakan dengan guncangan hebat (rajfah) dan suara keras (sayhah):

“Maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat bergelimpangan di tempat tinggal mereka.” (QS. Al-A’raf: 91)

Hikmah Utama Kisah Ini

1. Ekonomi = Ibadah → Ketidakjujuran dalam bisnis adalah dosa besar.

2. Harta bukan milik mutlak manusia → Semua amanah dari Allah.

3. Liberalisme Ekonomi yang menolak aturan Tuhan adalah penyakit lama yang terus berulang.

4. Korupsi menghancurkan bangsa → Tidak hanya merugikan individu, tetapi memicu murka Allah.

Relevansi Kontemporer

Korupsi Modern: Sama seperti Madyan, bangsa yang curang secara sistemik akan hancur.

Krisis Global: Praktik riba, manipulasi pasar, monopoli → mirip pola kaum Madyan.

Ekonomi Syariah: Solusi Qur’ani untuk menyeimbangkan bisnis dan etika.

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba yang berlipat ganda, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 130)

Nabi ﷺ bersabda:

“Timbangan yang paling berat di hari kiamat adalah kejujuran dan amanah.”
(HR. Ahmad)

Tentang kecurangan:

“Barang siapa menipu kami, maka ia bukan golongan kami.”
(HR. Muslim)

Kesimpulan

Kisah Nabi Syu’aib menegaskan bahwa ekonomi yang tidak diatur oleh nilai ilahi adalah jalan menuju kehancuran. Keadilan sosial dan integritas bisnis adalah pondasi peradaban.

“Dan kaum Syu’aib dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur.” (QS. Al-Haqqah: 5)

Allahu ‘Alam.

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

KHAS Pekanbaru Hadirkan Promo “Merdeka Staycation” Mulai Rp499 Ribu, Nikmati Liburan Spesial Kemerdekaan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.