• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demokrasi Indonesia Terancam Akibat Ulah Para Buzzer Politik — Prof Didik J Rachbini

Demokrasi Indonesia terancam rusak akibat maraknya buzzer politik. Rektor Paramadina Didik J. Rachbini dan Megawati Soekarnoputri minta Presiden Prabowo hentikan buzzer demi selamatkan demokrasi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 Agustus 2025
Demokrasi Indonesia Terancam Akibat Ulah Para Buzzer Politik — Prof Didik J Rachbini

Demokrasi Indonesia Terancam Akibat Ulah Para Buzzer Politik.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Demokrasi Indonesia dinilai menghadapi tantangan serius akibat maraknya buzzer dan relawan politik yang bekerja di luar sistem formal, kata Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Didik J. Rachbini.

Dia melihat fenomena ini merusak ruang publik politik dan melemahkan fungsi demokrasi. Kerusakan tersebut dapat dipahami melalui teori “Tragedy of the Commons”. Jika ruang publik digunakan tanpa batas, maka ruang itu akan rusak.

“Fenomena ini kini terjadi pada demokrasi dan arus informasi. Arus informasi yang super cepat masuk ke dalam sistem politik membuat demokrasi mengalami kelelahan dan kerusakan kritis,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Dia menyebut, fungsi check and balances menjadi rusak karena aspirasi publik tidak lagi lahir dari hati nurani, tetapi diciptakan oleh mesin bot dan buzzer politik.

“Selama 10 tahun terakhir, teknologi AI sengaja dipakai secara sistematis untuk kepentingan politik sempit, membungkam demokrasi melalui buzzer dan relawan,” kata Didik.

Kondisi ini juga menjadi perhatian Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri. Beberapa waktu lalu, Megawati menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menghentikan penggunaan buzzer.

“Saya sudah bilang melalui seseorang supaya Pak Prabowo membuang buzzer-buzzer yang hanya membuat perpecahan, belum tentu faktanya saja,” ujar Megawati.

Didik menilai pesan Megawati sangat relevan untuk menyelamatkan demokrasi. Ia menegaskan, media sosial yang dipakai secara liar dan tanpa aturan oleh negara bisa menjadi bencana politik.

Karena itu, Universitas Paramadina mendorong pemerintah segera menyusun regulasi yang adil untuk menjaga ruang publik demokrasi. “Anjuran Megawati sebagai politisi senior perlu diindahkan agar buzzer tidak lagi merusak demokrasi,” tutup Didik.***

Tags: AnalisaPolitik
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

...

Read moreDetails
Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Buni Yani Ungkap Tanda-Tanda Kepanikan Sang Mantan

Safari Politik Jokowi Dinilai Berpotensi Menambah Tekanan terhadap Ekonomi Nasional

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Next Post
Harga TBS Sawit Riau Naik, Berikut Data Lengkap Mitra Swadaya dan Plasma

Harga TBS Sawit Riau Naik, Berikut Data Lengkap Mitra Swadaya dan Plasma

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.