BERTUAHPOS — Pihak Sekolah Menengah Pertama dan Atas Otani di Distrik Higashiyama, Kyoto, Jepang, membenarkan bahwa beberapa siswa mereka terlibat tindakan pencurian saat kunjungan sekolahnya ke Bali, Indonesia.
Pengumuman itu secara resmi itu yang disampaikan melalui situs web sekolah dan pihak sekolah meminta maaf, seperti dilansir dari The Japan News, Jumat, 12 Desember 2025.
Para siswa itu melakukan perjalanan ke Bali pada 30 November hingga 4 Desember. Ini merupakan bagian dari agenda perjalanan pendidikan tahunan yang diikuti siswa sekolah menengah atas.
Kasus ini kemudian terungkap setelah rekaman CCTV dari sebuah toko di Bali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu tampak beberapa pemuda memasukkan barang ke dalam tas tanpa membayar.
Unggahan itu viral di berbagai platform. Netizen lalu dugaan bahwa pelaku merupakan siswa SMA, karena ada tanda pengenal khas yang mereka kenakan.
Publik kemudian menghubungkannya dengan rombongan siswa Otani yang sedang berada di Bali pada periode tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMP dan SMA Otani, Fumio Inui, mengeluarkan pernyataan resmi. Ia menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada pihak toko dan masyarakat yang terdampak insiden tersebut.
Inui mengatakan tindakan para siswa bertentangan dengan nilai yang diajarkan sekolah. Ia mengaku prihatin dan menyatakan bahwa “pihak sekolah akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai aturan,” katanya.
Sekolah juga memastikan akan memberikan bimbingan dan pembinaan lanjutan kepada para siswa yang terlibat. “Tujuannya untuk mencegah kejadian serupa terjadi dalam kegiatan pendidikan di masa depan,” kata Inui.***








