• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saudi Kembali Hentikan Sementara Visa Umrah untuk Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 November 2020
visa umrah untuk indonesia

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah Arab Saudi kembali menghentikan sementara penerbitan visa umrah untuk Indonesia. Dengan demikian jemaah umrah asal Indonesia untuk sementara ini tidak bisa melaksanakan kegiatan umrah ke Tanah Suci Mekah

Pelaksana tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Oman Fathurahman mengatakan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji di Umrah di negara itu.

“Saat ini Pemerintah Arab Saudi sedang menutup proses visa umrah untuk Indonesia dalam rangka melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia,” kata Oman dalam keterangan resminya, dikutip Senin, 16 November 2020.

Sebelumnya, Arab Saudi sempat membuka kembali izin umrah bagi jemaah dari Indonesia di tengah pandemi per 1 November 2020. Atas dasar kebijakan tersebut, Kemenag mencatat ada 359 jemaah umrah asal Indonesia yang sudah melaksanakan ibadah umrah ke Arab Saudi dalam tiga fase keberangkatan yakni tanggal 1, 3, dan 8 November 2020.

Oman menyatakan Menteri Agama RI Fachrul Razi sudah mengutus dirinya untuk memimpin tim koordinasi dan pengawasan umrah. Mengutip CNNIndonesia.com, tim itu bertugas untuk mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi permasalahan yang terjadi selama jemaah umrah berada di Arab Saudi.

Berdasarkan pengawasan, Oman mengatakan pihaknya telah meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk melakukan persiapan secara lebih komprehensif terkait penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Termasuk di dalamnya soal sosialisasi dan edukasi jemaah.

“PPIU yang akan memberangkatkan jemaah umrah pada masa pandemi covid-19, harus mempersiapkan jemaahnya. Kuncinya edukasi. Jadi PPIU harus berikan edukasi secara intensif dan terperinci terkait prosedur pelaksanaan ibadah umrah saat pandemi,” kata Oman.

Lebih lanjut, Oman merinci ada beberapa temuan yang didapat timnya dalam proses pengawasan penyelenggaraan ibadah umrah belakangan ini.

Pertama, terdapat prosedur pemeriksaan PCR/SWAB tes pada saat jemaah melaksanakan karantina di hotel saat kedatangan jemaah. Alasannya, untuk memastikan jemaah yang akan melaksanakan ibadah umrah atau salat lima waktu di Masjidil Haram bebas Covid-19.

“Ketentuan ini tidak tertuang dalam aturan yang disampaikan Pemerintah Arab Saudi. Ini agar dipahami bersama oleh seluruh jemaah,” kata Oman.

Kedua, terdapat 13 jemaah asal Indonesia yang terkonfirmasi positif dari hasil tes PCR/SWAB yang dilakukan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Oman mengatakan mereka yang positif diisolasi di hotel tempat jemaah menginap sampai dengan 10 hari sejak terkonfirmasi positif. Setelah itu baru diijinkan untuk salat di Masjidil Haram dan umrah. “Setelah itu, mereka meninggalkan Makkah untuk kembali ke Indonesia,” kata dia.

Ketiga, para jemaah umrah mendapat pendampingan yang ketat dari muassasah saat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Itu dilakukan sebagai wujud pengendalian dan pengawasan mobilitas jemaah dan memastikan protokol kesehatan diterapkan.

Empat, jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada 1 dan 3 November 2020, tidak dapat melanjutkan ziarah ke Madinah karena terdapat kasus positif dalam rombongan tersebut.

Lima, jemaah yang tidak memiliki dokumen hasil PCR/SWAB dari Arab Saudi, dilakukan karantina dan wajib pemeriksaan PCR/SWAB di tanah air oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta saat tiba di tanah air. (bpc2)

Tags: Arab saudiUmrahvisa umrah
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ribuan Travel Umrah Asing Ditangguhkan Akibat Arab Saudi Berlakukan Pengetatan Syarat
Berita Pilihan

Kontrak Ribuan Travel Umrah Asing Ditangguhkan Akibat Arab Saudi Berlakukan Pengetatan Syarat

...

Read moreDetails
Pemprov Riau dan Angkasa Pura Tengah Jajaki Rencana Perjalanan Ibadah Haji Langsung Pekanbaru - Jeddah

Pemprov Riau dan Angkasa Pura Tengah Jajaki Rencana Perjalanan Ibadah Haji Langsung Pekanbaru – Jeddah

Menag Masih Lobi Arab Saudi Minta Kuota Pendamping Haji Ditambah

Menag Masih Lobi Arab Saudi Minta Kuota Pendamping Haji Ditambah

Pemprov Riau Wacanakan Pembangunan Embarkasi Haji Penuh, Namun Lahannya Masih Sengketa

Ada Potensi Biaya Haji Tahun 2025 Lebih Murah

Junaidi S.Kom, M.I.Kom, Ketua AMPHURI Riau

Pameran Umrah Haji 2023, Amphuri Riau Siapkan Paket Spesial

Arab saudi suriah

Arab Saudi dan Suriah Sepakat Mau ‘Baikan’

Next Post

Viral Mobil Dinas Parkir di Jalan, Netizen: Giliran Diprotes Ngeyel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.