BERTUAHPOS.COM — Panas menyengat di Arab Saudi akan menjadi ujian fisik yang berat bagi para tamu Allah yang bersiap menjalankan prosesi ibadah di tengah cuaca ekstrem. Lonjakan suhu udara yang sangat tinggi secara signifikan meningkatkan risiko dehidrasi bagi jemaah calon haji 2026.
Kepala Seksi Kesehatan PPIH Daerah Kerja Madinah, Enny Nuryanti, mengimbau agar para jemaah calon haji 2026 tidak menyepelekan rasa haus demi menjaga kestabilan fungsi organ tubuh.
“Jemaah dianjurkan tetap minum dengan pola sedikit tetapi sering, agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman,” ujar Enny.
Kecenderungan jemaah mengurangi konsumsi air mineral karena takut sering ke kamar mandi justru menjadi pemicu utama munculnya komplikasi akibat cuaca ekstrem. Dia menjelaskan, bahwa keseimbangan cairan adalah kunci agar kondisi fisik tidak drop selama menjalani rangkaian rukun dan wajib haji.
Aktivitas fisik berlebih di bawah paparan sinar matahari langsung harus dihindari, guna meminimalisir risiko sengatan panas atau heatstroke. Petugas kesehatan, kata dia, akan menerima laporan sekecil apa pun dari jemaah yang merasakan gangguan pada kesehatan mereka.
Selain itu, pola istirahat yang cukup selama enam hingga delapan jam sehari menjadi syarat mutlak bagi ketahanan imunitas di tengah suhu udara yang fluktuatif.
Penggunaan alat pelindung diri seperti payung, topi, kacamata hitam, hingga masker basah cukup efektif dan wajib dibawa saat menuju masjid. Jemaah juga perlu rutin mengoleskan losion guna menjaga kelembapan kulit agar tidak pecah-pecah akibat kelembapan udara yang rendah.
Selain itu, membawa camilan ringan dan air minum saat bepergian ke luar pemondokan akan sangat membantu menjaga stamina agar tetap prima. Kedisiplinan mengikuti arahan petugas medis akan memastikan setiap jemaah calon haji 2026 mampu menuntaskan ibadah dengan lancar meski dihadapkan pada cuaca ekstrem.
“Dengan menjaga pola hidrasi, asupan nutrisi, dan kondisi fisik, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih aman, sehat, dan lancar di tengah cuaca ekstrem,” tambahnya.***









