• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Malaysia Marah Dilecehkan, Dubes Korut Diusir

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Maret 2017
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANABRU – Malaysia usir Duta Besar Korea Utara. Negeri Jiran itu merasa dilecehkan atas kematian Kim Jong Nam, saudara tiri penguasa Korut, Kim Jong-un.
 
Kang Chol, duta besar itu  dinyatakan berstatus persona non grata, orang yang tidak disukai. Dia harus meninggalkan Kuala Lumpur dalam waktu 48 jam.
 
Menurut Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Haji Aman, itu dilakukan negaranya, karena sang dubes itu tak kunjung meminta maaf pada Malaysia atas kasus terbunuhnya Kim Jong Nam, saudara tiri penguasa Korut, Kim Jong-un.
 
“Malaysia akan bereaksi dengan keras terhadap segala bentuk hinaan atau percobaan untuk merendahkan reputasi kami,” kata Anifah Haji Aman dalam pernyataan resminya yang dilaporkan Reuters, Sabtu (4/3).
 
Selain hubungan yang memburuk  dengan Korut, Malaysia juga merasa tersinggung dengan ucapan Dubes Korut itu. Kang Chol berkomentar, bahwa dia tidak percaya terhadap kemampuan Malaysia menyelidiki penyebab kematian Kim Jong Nam.
 
Malah Kang Chol juga menuduh Malaysia bersekongkol dengan musuh mereka, yaitu Korea Selatan (Korsel). Komentar itu diucapkan saat Malaysia menolak menyerahkan jenazah Kim Jong Naam pada Kedutaan Besar Korut.
 
Duta Besar Malaysia sudah dipanggil pulang.  Mohamed Nizam Mohamad sudah meninggalkan Korut untuk kembali ke Malaysia.

Kasus kematian Kim Jong Nam yang diindikasikan diracun VX itu juga membuat Malaysia marah besar. Program bebas visa yang diberlakukan bagi warga Korut kini dibatalkan. Itu efektif berlaku Senin 6 Maret 2017 esok. (jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Heran, Raja Salman Disambut Pastur dengan Bahasa Arab

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.