BERTUAHPOS – Seorang mahasiswa asal Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Romaito Azhar, menerima penghargaan dari Kepolisian Kerajaan Inggris.
Dia berperan krusial dalam menyelamatkan seorang perempuan dari dugaan upaya penculikan di wilayah Hove, West Sussex.
Peristiwa tersebut terjadi pada November lalu, di suatu malam sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Saat itu, Romaito Azhar pulang dari tempat kerjanya sebagai pekerja paruh waktu.
“Ketika melintas di kawasan Hove, saya melihat seorang perempuan dewasa yang sedang dalam situasi terancam. Diduga, korban hendak diculik oleh 3 orang pelaku yang menggunakan sebuah kendaraan,” kata Romaito kepada Bertuahpos, Kamis, 18 Desember 2025.
Melihat kondisi tersebut, Romaito bertindak spontan dengan menarik korban keluar dari kendaraan pelaku.
Ia kemudian mengawal dan mengamankan korban ke lokasi yang lebih aman hingga terhindar dari ancaman lanjutan.
Pihak kepolisian Inggris meski tindakan itu dilakukan dengan risiko keselamatan pribadi cukup tinggi.
Setelah korban berada dalam kondisi aman, Romaito memberikan keterangan lengkap kepada pihak kepolisian.
“Informasi yang disampaikannya menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan,” ujar High Sheriff West Sussex, Timothy Fooks.
Berdasarkan keterangan tersebut, kepolisian berhasil mengidentifikasi ketiga pelaku, mengungkap rantai kejahatan penculikan dan kekerasan seksual, serta mengembangkan penyelidikan lanjutan terhadap dugaan pembunuhan yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Romaito Azhar juga beberapa kali menghadiri sidang di Pengadilan Mahkota (Crown Court) untuk mendukung proses peradilan, di tengah aktivitasnya sebagai mahasiswa di University of Stirling, Scotland.
Kepolisian menilai tindakan Romaito dilakukan sebagai warga sipil, bersifat menentukan dalam penyelamatan korban, dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengungkapan kejahatan serius.
“Polisi menyebut tindakannya berpotensi menyelamatkan nyawa korban,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan resmi diserahkan kepada Romaito Azhar dalam sebuah acara pada 17 Desember 2025. Acara tersebut dihadiri Chief Constable Jo Shinner dan High Sheriff West Sussex Timothy Fooks.
Romaito Azhar tercatat sebagai satu-satunya individu berkulit berwarna yang menerima penghargaan kategori member of public pada periode tersebut atas kontribusi dalam penyelamatan nyawa.
Romaito Azhar merupakan mahasiswa asal Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Suska Riau, ia aktif dalam pertukaran pelajar di luar negeri, dan saat ini sedang menempuh pendidikan di Inggris. Ia juga cukup aktif sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).***









