• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Lebih dari 2.200 Orang Tewas Akibat Gempa di Afghanistan

Gempa bumi 6,2 SR mengguncang Afghanistan menewaskan lebih dari 2.200 orang. Ribuan rumah hancur, puluhan ribu warga terdampak, dan upaya penyelamatan terkendala minimnya bantuan internasional.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 September 2025
Lebih dari 2.200 Orang Tewas Akibat Gempa di Afghanistan
110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Berkekuatan 6,2 skala Richter, gempa bumi yang mengguncang Afghanistan dilaporkan telah menewaskan 2.205 orang. Ini menjadi bencana paling mematikan yang melanda negara itu dalam beberapa dekade terakhir.

Dilansir dari The Guardian, Jumat, 5 September 2025, Pusat Geosains Helmholtz Jerman melaporkan gempa terjadi di wilayah tenggara Afghanistan pada Kamis malam.

Lalu, guncangan susulan berkekuatan 5,5 SR pada Selasa semakin, semakin memperburuk kondisi. Gempa itu memicu longsoran batu, sehingga upaya penyelamatan pun terkendala.

“Jumlah korban jiwa meningkat drastis,” kata Juru bicara Taliban, Hamdullah Fitrat, dari perkiraan awal 1.400 orang menjadi 2.205. 

Sebagian besar korban berada di Provinsi Kunar, di mana hampir seluruh desa hancur akibat gempa. Islamic Relief mencatat sekitar 98% bangunan di Kunar rusak berat atau rata dengan tanah.

Di lokasi, tim penyelamat yang diturunkan berjuang keras. Mereka masuk ke desa-desa terpencil dan terisolasi karena jalan terputus akibat longsor.

Sementara pasukan Taliban dikerahkan bersama helikopter dan komando militer untuk mencari korban selamat, lalu petugas bantuan berjalan kaki berjam-jam menembus medan berbatu di gunung-gunung.

Seorang warga, Muhammad Israel, menceritakan tanah longsor mengubur rumah, ternak, dan harta bendanya. Dia kini tinggal di kamp medis PBB di Nurgal tanpa tempat tinggal layak.

Dia dan korban selamat lainnya kini hidup di bawah langit terbuka. “Situasinya sangat buruk,” katanya.

Krisis semakin parah karena minimnya bantuan internasional. sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021, mereka “seperti tidak dianggap.”

Banyak lembaga kemanusiaan kesulitan beroperasi, sehingga pasokan obat, makanan, dan tenda sangat terbatas.

Dewan Pengungsi Norwegia menyebut hanya memiliki 450 staf aktif, jauh berkurang dari 1.100 pada 2023, dengan dana darurat yang tersedia hanya sekitar USD 100.000.

Hingga kini, sekitar 84.000 orang terdampak gempa, puluhan ribu kehilangan rumah, dan ribuan lainnya masih menunggu pertolongan. Situasi diperburuk oleh kekeringan, krisis ekonomi, serta pemulangan paksa jutaan warga Afghanistan dari Pakistan dan Iran.***

Tags: BencanaInternasional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh
Internasional

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

...

Read moreDetails
Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Next Post
Rahasia Membangun Peradaban Islam: Dakwah atau Politik?

Rahasia Membangun Peradaban Islam: Dakwah atau Politik?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.