• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

COVID-19: Peneliti ungkap Ada Jutaan Kasus Infeksi Corona Tak Terdeteksi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 April 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Apa yang mendasari para peneliti di Jerman, atas ketidakpercayaan mereka terhadap angka statistik jumlah kasus COVID-19 secara global? Jumlah kasus infeksi virus corona sedunia yang terdeteksi hanya sekitar 6%. Jumlah sebenarnya kasus infeksi global diperkirakan mencapai puluhan juta.

Data itu, merupakan hasil riset yang dilakukan oleh dua peneliti dari Jerman. Total angka infeksi virus corona jenis baru SARS-CoV-2 diperkirakan jauh lebih banyak dari data yang tercatat resmi oleh pejabat kesehatan sedunia.

Christian Bommer dan Sebastian Vollmer dari Universitas Göttingen University di Jerman menganalisa data dari hasil penelitian paling anyar yang dipublikasikan dalam jurnal bulanan The Lancet Infectious Diseases. 

Kedua peneliti melihat perkiraan tingkat kematian COVID-19 dan jangka waktu antara laporan pertama terinfeksi, hingga saat kematian, untuk asesmen kualitas laporan kasus resmi. “Data menunjukkan, negara-negara di dunia hanya menemukan sekitar 6% dari seluruh kasus infeksi virus corona“, papar kedua peneliti Jerman itu. 

Mereka mengklaim, jumlah sebenarnya dari orang yang terinfeksi virus corona sedunia, mungkin sudah mencapai puluhan juta. Pembuat kebijakan harus ekstra waspada, dan ini bukan soal menakut-nakuti.

“Hasil ini menunjukkan, pemerintah dan pembuat kebijakan perlu ekstra waspada jika menafsirkan jumlah kasus untuk tujuan perencanaan“, kata Vollmer, profesor ekonomi pembangunan di Universitas Göttingen, seperti dilansir dari DW.com.

“Perbedaan ekstrim dalam jumlah dan kualitas tes yang dilakukan di berbagai negara, menunjukkan bahwa catatan kasus resmi kebanyakan tidak informatif dan tidak menyajikan informasi yang membantu“, ujar guru besar itu memperingatkan.

Bommer dan Vollmer memperkirakan, pada 31 Maret 2020 Jerman harusnya sudah mencatat 460.000 kasus infeksi SARS-CoV-2. Berbasis metode yang sama, kedua peneliti mengkalkulasi AS sudah memiliki 10 juta kasus, Spanyol lebih dari 5 juta kasus, Italia sekitar 3 juta dan Inggris dengan 2 juta kasus infeksi virus corona.

Johns Hopkins University pada 31 Maret melaporkan, sekitar 900.000 orang di seluruh dunia didiagnosa dan dikonfirmasi resmi terinfeksi. “Sementara data Johns Hopkins melaporkan kurang dari satu juta kasus global yang dikonfirmasi resmi, kami memprediksi kasus infeksi sudah menembus hampir 10 juta“, tulis penelitian itu.

“Tes virus corona yang tidak akurat dan terlambat, diduga merupakan penyebab mengapa sejumlah negara Eropa, seperti Italia dan Spanyol mengalami tingginya angka kematian pasien, dibanding dengan laporan resmi kasus fatalitas dari Jerman“, ujar kedua peneliti.

Jerman diperkirakan sudah mengidentifikasi sekitar 15.6% dari seluruh kasus. Bandingkan dengan Italia yang hanya 3.5% atau Spanyol yang mendeteksi 1.7%. Tingkat deteksi kasus yang lebih rendah diperkirakan di AS (1.6%) dan Inggris (1.2%). 

Kedua peneliti Jerman itu memperingatkan: “Jika negara-negara gagal meningkatkan kemampuan deteksi infeksi baru, mengisolasi pasien dan melacak kontak langsung, virus akan tetap tidak terdeteksi hingga periode yang lebih panjang. Pecahnya wabah baru hanyalah masalah waktu“, ujar kedua pakar dari Jerman itu memperingatkan. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau
Kuliner

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

...

Read moreDetails
Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Next Post

Kerahkan 3.500 Pekerja, Masjidil Haram Dibersihkan 6 Kali Sehari

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.