• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisah Persahabatan Bung Karno dan Hatta, Tak Putus Karena Beda Pandangan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Banyak yang menyebut Bung Karno dan Bung Hatta sebagai dwitunggal. Hal ini disebabkan hubungan keduanya yang begitu akrab.

Namun, hubungan dwitunggal ini harus berakhir tahun 1956, saat Bung Hatta mengundurkan diri dari wakil presiden. Rupanya, perbedaan pandangan keduanya mencapai titik puncak.

Dikutip dari historia.id, Rabu 9 Oktober 2019, dalam buku karangan Cindy Adams, Bung Karno mengakui jika dirinya dan Hatta mempunyai perbedaan pandangan.

“Aku unitaris, Hatta federalis,” kata Soekarno mengenai perbedaan pandangannya dengan Hatta.

Bahkan, menurut Soekarno, perbedaan pandangan keduanya sudah terasa jauh sebelum Indonesia merdeka, yakni sejak tahun 1930-an. 

“Aku dan Hatta berlainan sekali dalam hal sifat dan pembawaan,” ujar Soekarno.

Setelah mengundurkan diri dari wakil presiden, dua tokoh proklamasi ini lama sekali tak bertemu. Keduanya bertemu untuk terakhir kali saat Bung Karno sakit.

19 Juni 1970, Bung Hatta menjenguk Soekarno. Menurut puteri Bung Hatta, Meutia Hatta, hubungan persahabatan keduanya tak putus hanya karena berbeda pandangan.

“Di pertemuan terakhir, keduanya tak bicara banyak. Tapi tak berarti keduanya memutuskan tali persahabatan,” kata Meutia.

Dua hari setelah dijenguk Hatta, Soekarno meninggal dunia, tepatnya pada 21 Juni 1970. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post
RAPP Paparkan Program School Improvement di Pelalawan Expo 2019

Mengintip Program School Improvement RAPP di Pelalawan Expo 2019

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.