• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Inilah Afdhal, Pengusaha Muda yang Sukses Merintis Bisnis Konveksi di Pekanbaru Tanpa Modal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
19 Desember 2019
Muhammad Afdhal, Owner Baunk Art Konveksi (Foto: bertuahpos.com/Melba)

Muhammad Afdhal, Owner Baunk Art Konveksi (Foto: bertuahpos.com/Melba)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Bahkan dirinya sendiri tak menyangka, kalau perjuangan panjangnya selama merintis usaha konveksi di Pekanbaru, kini sudah membuahkan hasil.

Namanya Muhammad Afdhal. Pria yang lahir di Pekanbaru tahun 1990 ini tertarik dengan dunia bisnis sejak dia di bangku kuliah. Awalnya coba-coba, kemudian menjadi hobi.

“Hobi yang menghasilkan itu punya kepuasan tersendiri,” katanya saat berbincang di kantor bertuahpos.com, Jalan Utama, Pekanbaru, Rabu 18 Desember 2019.

Pria dua anak ini bahkan belum genap berusia 30 tahun. Dia membuktikan bahwa bisnis tidak melulu bicara soal modal. Boleh dikatakan, keberhasilannya mengembangkan usaha konveksi dimulai dengan menjual jasa alias tanpa modal sepeserpun.

Binsi konveksinya diberi nama Baunk Art. Nama ini juga menyimpan nilai histori dalam perjalanan hidupnya. Saat masih kuliah di UIN Suska Riau, Afdhal aktif di pengurusan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).

Setiap anggota yang tergabung dalam organisasi internal kampus ini mempunyai nama lapangan, yang nama itu biasa diambil dari sebutan-sebutan di alam. Misalnya Baung (nama ikan), Capung, Pacet, Meong, Lele dan lain-lain.

Foto: Istimewa

“Sampai sekarang nama baung itu saya abadikan dalam usaha saya, dengan sedikit modifikasi “Baunk Art”. Nama ini menarik dan mudah diingat. Jadi saya pakai, dan Alhamdulillah, orang banyak kenal,” ujarnya.

Afdhal, ketika masih menjadi mahasiswa dapat tawaran meng-handle sebuah projek pembuatan seragam disalah satu organisasi internal di kampusnya, dengan menjual jasa. Hasil yang lumayan membuat dia hatinya mantap untuk menetap menjadi pengusaha.

Sebelum itu, Afdah juga pernah menjadi karyawan di beberapa perusahaan di Riau, muai dari rumah sakit, perbankan, perushaan produksi barang, hingga otomotif, khusus di bidang marketing.

Itupun untuk mempelajari soal pemasaran produk lebih jauh. Setelah dirasa cukup, dia berhenti dan membangun Baunk Art Konveksi secara total, dan hingga kini berkembang.

Dalam sebulan ada ribuan produknya terjual. Baunk Art kini juga banyak bermintra dan menjadi kepercayaan beberapa perusahaan besar di Riau, bahkan BUMD dan BUMN.

“Awalnya memang saya jadi marketing dulu untuk beberapa tempat usaha konveksi di pekanbaru, ya sambil belajar. Persisnya 2014 akhir,” katanya.

Bagi Afdhal ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menjalanlan usaha konveksinya. Terutama soal memenej karyawan. Karena itu akan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk. Selain itu ketepatan waktu menjadi hal yang sangat penting. Jika tidak, maka akan mempengaruhi secara keseluruhan.

“Yang diunggulkan dari Baunk Art adalah kualitasnya, mulai dari bahan, jahitan, dan lain-lain. Beberapa perusahaan jadinya banyak yang tertarik dengan produk kita. Sebelum mereka mesan biasanya saya edukasi dulu, mana bahan yang bagus mana yang nggak,” sambungnya.

“Kalau konsumen yang kompleng, ya pasti pernah. Karena biasanya keterlambatan waktu. Tapi biasanya saya menyiasati dengan melakukan pendekatan dengan konsumen. Selain pakaian Baunk Art juga menerima souvenir dan lain-lain,” kata Afdhal..

Selain perusahaan-perusahaan di Riau, hampir setiap kampus di Riau pernah menggunakan jasa produksi Baunk Art, terutama untuk produksi seragam mereka. (bpc3)

Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar
Otomotif

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

...

Read moreDetails
TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

Hyundai Tucson 2027 Hadir dengan Gleo AI dan Simak Keunggulan Lainnya

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

J&T Cargo Perketat Pengiriman Paket Jelang Lonjakan Akhir Tahun

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Next Post

Catatan Sejarah 19 Desember: Operasi Trikora Diumumkan, Indonesia Siap Perang dengan Belanda

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.