• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mitos Cacar, Dianggap Disebarkan Mahluk Halus

Romi J. by Romi J.
27 Desember 2020
150
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dulu, cacar dianggap sebagai kutukan. Cacar dipercaya disebabkan oleh mahluk halus.

Seperti yang dipercaya oleh masyarakat Pulau Buru, Maluku. Mereka mempercayai bahwa penyakit cacar disebabkan oleh mahluk halus yang datang dari laut. Sebagai langkah pencegahan, mereka membuatkan rakit agar cacar tak masuk desa.

Dilansir dari Historia.id, masyarakat suku Kubu di pedalaman Sumatera dan juga Dayak di Kalimantan mempunyai mitos berbeda. Mereka percaya, bahwa jika ingin terhindar dari cacar, mereka harus menghindari dataran rendah dan juga orang asing. Transaksi juga dilakukan dengan barter bisu, dari jarak jauh. Dengan cara ini, terbukti hanya tiga kali suku Kubu terserang wabah cacar.

Di beberapa daerah lain, seperti Aceh, Batak, Bali, dan Sulawesi, penduduk akan meninggalkan kampungnya jika ada orang yang terserang cacar. Mereka percaya cacar dibawa roh halus, sehingga mereka harus pergi dari kampung itu dan membangun rumah di tempat lain.

Tradisi penguburan orang yang meninggal karena cacar juga berbeda sama sekali. Kematian karena cacar dianggap sebagai sesuatu yang buruk, dan rohnya tak akan diterima di surga. Penguburan orang yang mati karena cacar juga tak memakai ritual apapun.

Dari catatan yang ada, cacar pertama kali ditemukan di nusantara pada tahun 1558 di Ambon dan Ternate. Karena kurang akses terhadap ilmu medis, membuat mitos cacar berkembang di masyarakat nusantara kuno. (bpc4)

Tags: cacarMitos
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Lifestyle

Mitos yang Menghambat Karir

...

Read moreDetails

Wabah dan Mitos Cacar Zaman Dahulu

Orang Bunian

Menelusuri Jejak Raja Bujang (Orang Bunian) ‘Saudagar Tersohor dari Alam Gaib’ di Inhil

Inilah Mitos Bambu Kuning yang Dipercaya Bisa Jadi Pagar Gaib

Next Post

Catatan Sejarah 28 Desember: BI Edarkan Uang Rp1000 Bergambarkan Lompat Batu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.