• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ahli Bahasa: Kata ‘Anjay’ No Problem

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 September 2020
Kata 'anjay'

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Menurut ahli bahasa dan semiotika di ITB Acep Iwan Saidi, kata ‘anjay’ tidak lebih dari diksi yang muncul dalam pergaulan kekinian.

Meski kata ‘anjay’ multitafsir — pemaknaan berbede-beda sesuai layar belakangan — terhadap konteks kata ‘anjay’ untuk pujian atau makian bukan hal yang harus dipermasalahkan.

“Konteks kata ‘anjay’ bermakna pujian atau cacian no problem,” katanya, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 3 September 2020.

“Nggak ada masalah apa-apa. Itu hanya diksi yang muncul di pergaulan,” jelasnya.

Bertuahpos, mencoba menelusuri kata itu di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), namun tidak ditemukan. Karena memang kata ‘anjay’ itu bukan kata yang dibakukan dan tidak memiliki arti yang pasti. 

Kata ini dipakai dalam pergaulan sebagai bentuk mengekspresikan perasaan seseorang, misal lagi senang, sedih, marah dan lainnya, kata ini sering di pakai.

Kata ‘anjay’ menjadi polemik setelah Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengeluarkan pernyataan bahwa kata ini bisa menjerat setiap orang secara pidana.

Dia juga meminta kata itu tidak dipakai lagi dalam setiap pergaulan masa kini. Kata tersebut jika diungkapkan dalam konteks negatif, seperti cacian dan makian, masa sama dengan bullying atau sebuah bentuk kekerasan.

Saidi mengatakan, dalam semiotika, kata itu terlalu jauh jika disamaartikan dengan anjing. Selain itu, dari sisi bunyi, kata anjay dengan anjing juga berbeda. Menurutnya, kata ini muncul karena plesetan anjing menjadi ‘anjrit’.

“Maka ketika jadi anjay direka-reka seolah itu anjing. Padahal bunyinya jauh, anjay dan anjing. Seperti ayam dan ayah,” jelasnya.

Saidi menuturkan kata itu awalnya muncul dalam pergaulan masyarakat kelas menengah ke bawah. Meski belakangan kata itu juga banyak digunakan masyarakat kelas menengah atas.

Menurutnya terlalu berlebihan jika orang yang mengatakan ‘anjay’ harus dipidana. Padahal kata-kata itu menjadi saluran untuk mengekspresikan sesuatu.

“Kalau mau dipidanakan itu ngawur. Dalam konteks apapun, baik pujian, cacian, tidak ada alasan untuk dipidanakan. Kalau itu dipidanakan maka kata monyet, bego, goblok, harus dipidanakan juga,” ucapnya. (bpc2)

 

Tags: anjay adalahkata anjayKbbi anjaymakna kata anjay
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Harimau Sumatra

BKSDA Sebut Kematian Harimau Dekat dengan Area Arara Abadi dan PT SSL

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.